Home / Peristiwa / Tim SAR Temukan Jasad Korban Jembatan Dermaga Ambruk Tanjung Buton

Operasional Roro Dialaihkan ke Dermaga Sungai Selari

Tim SAR Temukan Jasad Korban Jembatan Dermaga Ambruk Tanjung Buton

Tim SAR Temukan Jasad Korban Jembatan Dermaga Ambruk Tanjung Buton
Ist
Foto inset : Tim SAR gabungan Pekanbaru, berhasil menemukan jasad korban ambruknya jembatan Dermaga Tanjung Buton Kampung Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, Riau, pada Rabu (18/09/19) pagi, dan kondisi jembatan dermaga penyeberagan Tanjung Buton yang ambruk Selas (17/09/19) siang.

Pekanbaru, Oketimes.com - Sempat dinyatakan hilang selama 19 jam, akhirnya Tim SAR gabungan yang didatangkan dari Pekanbaru, berhasil menemukan jasad korban ambruknya jembatan Dermaga Tanjung Buton Kampung Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, Riau, pada Rabu (18/09/19) pagi.

Jasad korban yang ditemukan hilang tersebut, bernama Riandi (25) pegawai honor PPNPN Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Provinsi Riau-Kepulauan Riau, yang bertugas sebagai Satuan Pelaksana Dermaga Tanjung Buton Mengkapan Kecamatan Sugai Apit Kabupaten Siak.

"Jasad korban sudah ditemukan tim SAR gabungan tadi pagi. Saat ini jasadnya sedang dalam perjalanan ke rumah duka untuk disemayamkan ke Pekanbaru," kata Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Provinsi Riau-Kepulauan Riau, Syaifuddin Ajie Panatagama saat dihubungi Rabu (18/09/19) pagi.

Dikatakan Ajie, korban ditemukan tak jauh dari lokasi ambruknya Jembatan Dermaga Penyeberangan yang ambruk, hanya saja dia tidak menjelaskan secara rinci dimana posisi korban saat ditemukan.

"Yang penting korban sudah kita dulu mas, dan sekarang sedang dalam perjalanan menuju rumah duka untuk disemayamkan," ujar Ajie.

Operasional Dialihkan ke Dermaga Sungai Selari

Ditanya soal operasional penyeberangan yang saat ini dihentikan, apakah pihaknya bersama Dinas Perhubungan Provinsi akan mengalihkan operasional penyeberangan Kapal RoRo (Roll on Roll off) dari Pelabuhan Tanjung Buton, Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit ke tempat lain.

Ajie menyebutkan untuk saat ini memang operasional penyeberangan tersebut dihentikan sementara, karena kondisi jembatan tidak memungkinkan untuk dioperasionalkan pasca ambruknya jembatan penyeberangan Dermaga tersebut pada selasa siang kemarin.

"Itu memang wajib dihentikan sementara, sebab kondisi dermaga belum layak untuk dioperasionalkan," ungkap mantan KUPT Jembatan Timbang Dishub Riau itu menjelaskan.

Terkait itu, Ajie mengatakan bahwa untuk operasional Penyeberangan kapal RoRo (Roll on Roll off) di Pelabuhan Tanjung Buton, Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, untuk semenatara akan dialihkan ke dermaga sementara yang beradai di Dermaga Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Riau.

"Untuk sementara ini operasional sudah dialikan ke dermaga sementara di Sungai Selari Kecamata Bukit Batu Bengkalis, dengan syarat kapasitas muatan dibawah 8 ton," paparnya.

Meski begitu, pihaknya bersama Gubernur Riau dan Dinas Perhubungan provinsi Riau akan melakukan rapat kordinasi dalam waktu dekat ini, guna mencari rahu apa penyebab ambruknya bangunan jembatan dermaga Tanjung Buton Siak dan sekaligus mencarikan solusi bagaimana selanjutnya nasib dermaga tersebut.

"Terkait soal peristiwa tersebut dan bagaimana rencana kedepannya terhadap nasib Dermaga Penyeberangan Tanjung Buton. Dalam  waktu dekat ini, kami bersama pak Gubernur dan Dishub Riau, akan mengadakan rapat nantinya. Untuk saat ini kita fokus untuk upaya penanganan terhadap korban dulu," pungkas Ajie meyakinkan.***


Reporter   : Richarde
Editor       :  Cardova     

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.