Home / Peristiwa / Udara Pekanbaru Kian Buruk, Pemko Perpanjang Libur Sekolah Hingga Senin

Udara Pekanbaru Kian Buruk, Pemko Perpanjang Libur Sekolah Hingga Senin

Udara Pekanbaru Kian Buruk, Pemko Perpanjang Libur Sekolah Hingga Senin
Ist
ILustrasi

Pekanbaru, oketimes.com - Kualitas udara di kota Pekanbaru sejak sepekan terakhir kian memburuk, akibat kabut asap kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) yang melanda Riau dan sekitarnya.

Tepat Kamis (12/09/2019) sore, angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tengah menunjukkan diatas 123 atau memasuki level kuning atau tidak sehat dan kondisi tersebut sudah berlangsung selama tiga hari.

Selaras dengan itu, Pemerintah Kota Pekanbaru tengah meliburkan peserta di dik sejak Rabu 11 hingga Senin 16 September 2019 besok.

"ISPU memang di bawah angka 200, tapi kecendrungan di Pekanbaru naik," kata Walikota Pekanbaru, Firdaus MT pada Wartawan pada Kamis (12/09/19).

Firdaus menyebutkan pemerintah kota tengah menambah libur sekolah bagi peserta didik selama dua hari ini. Namun karena kualitas udara tidak kunjung membaik, maka libur pun ditambah hingga Senin kedepan.

"Jadi anak-anak masuk Senin saja. Kepada orangtua, kita ingatkan anak-anak jangan beraktivitas di luar rumah," serunya.

Mantan Kepala BPBD Riau itu, juga mengingatkan agar para guru bisa memberi tugas kepada para peserta didik, sehingga nantinya siswa bisa belajar selama libur sekolah di rumah masing-masing.

"Jadi berikan mereka tugas, tugas baca atau PR. Intinya bagaimana membuat anak-anak ada aktivitas di rumah, mereka juga tidak ketinggalan pelajaran," ulasnya.

Diketahui, ISPU level tidak sehat sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir di Kota Pekanbaru. Kondisi itu, lantaran adanya kabut asap yang menyelimuti julukan kota Bertuah itu.

Angka ISPU di Pekanbaru terus mengalami kenaikan sejak Selasa kemarin. Awalnya ISPU berada di angka 111 dan meningkat menjadi 118 pada, Rabu kemarin. Sedangkan hari Kamis 12 September 2019, angka ISPU menunjukan di angka 123 mikrometer dengan level kuning atau tidak sehat.***


Reporter   : Richarde
Editor        : Cardova 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.