Home / Internasional / Aksi Penembakan Brutal di Elpaso Renggut 20 Nyawa Warga Sipil

Aksi Penembakan Brutal di Elpaso Renggut 20 Nyawa Warga Sipil

Aksi Penembakan Brutal di Elpaso Renggut 20 Nyawa Warga Sipil
(Reuters)
Petugas keamanan Team SWAT dikerahkan pasca insiden penembakan di El Paso yang menewaskan 20 orang di Pusat Perbelanjaan Walmart di kota El Paso, Texas, Amerika Serikat (AS) pada Minggu (4/8/2019) siang.

Texas, oketimes.com - Seorang pria misterius dilaporkan melakukan aksi penembakan senjata api secara membabi buta kepada warga sipil di Pusat Perbelanjaan Walmart di kota El Paso, Texas, Amerika Serikat (AS) pada Minggu (4/8/2019). Akibat aksi berutal itu, dikabakan 20 orang warga sipil meninggal dunia dan 26 orang luka-luka penembakan ini.

Gubernur Texas, Greg Abott dalam pernyataan seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (4/8/19), mengatakan setidaknya ada 20 orang tewas dan sekitar 26 orang luka-luka akibat aksi penembakan massal tersebut.

Sementara Kepala Polisi El Paso Greg Allen, mengatakan setidaknya terdapat 3000 orang di dalam Walmart saat pelaku melepaskan tembakan. Dia menyebut, beberapa korban luka dalam kondisi yang cukup serius.

"Ini benar-benar mengerikan," kata Allen dan mengatakan bahwa polisi menemukan sebuah unggahan di media sosial, yang diduga yang ditulis tersangka, yang berisi alasan dia melakukanya aksinya. Namun, Allen menolak memberikan rincian mengenai unggahan tersebut.

Polisi El Paso sendiri diketatahui telah menangkap, tersangka yaitu pria kulit putih berusia 21 tahun yang berasal dari Allen, Texas. Saat ini tersangka masih diperiksa oleh pihak berwenang.

Penembakan berutal itu, terjadi kurang dari seminggu setelah Santino William Legan, menembaki sebuah festival makanan California. Penembakan itu, menewaskan tiga orang dan melukai 13 lainnya.***


Source  :  Reuters/AP
Editor    : Van Hallen

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.