Home / Ekbis / Selain Cegah Kebakaran Lahan, Asian Agri Dukung Potensi Ekonomi MPA

Selain Cegah Kebakaran Lahan, Asian Agri Dukung Potensi Ekonomi MPA

Selain Cegah Kebakaran Lahan, Asian Agri Dukung Potensi Ekonomi MPA
Disediakan oketimes.com
Regional Head Asian Agri wilayah Riau Pengarapen Gurusinga saat menyampaikan kata sammbutan di acara Halal Bihalal Keluraga Asian Agri bersama Media dan Insan Pers serta sekaligus penyerahan Penghargaan Desa bebas api di Riau bertempat di Labersa Hotel Siak Hulu, Kampar, Riau, Selasa 2 Juli 2019.

Pekanbaru, Oketimes.com - Keberadaan Masyarakat Peduli Api (MPA) Binaan Asian Agri guna mencegah kebakaran lahan di wilayah operasional perusahaan dan sekitarnya, ternyata selama ini bukan saja sebatas untuk mencegah kebakaran lahan di areal kebun. Akan tetapi, keberadaan MPA, memiliki peluang usaha yang patut didukung, disamping mencegah kebakaran lahan saat lahan tersebut terhindar dari kebakaran.

Sebagai bukti, saat ini MPA Binaan Asian Agri memiliki 16 Desa yang tersebar di wilayah Riau dan Provinsi Jambi yang sudah bermitra sejak tahun 2016 lalu dengan perusahaan untuk mendukung program desa bebas api yang dilakukan perusahaan.

Dari 16 MPA tersebut, adalah MPA dari Desa Tambak Kecamatan Langgam Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, yang sukses mengembangkan usaha madu kelulut menjadi salah satu opsi ekonomi lokal yang saat ini mulai dikembangkan dan dipasarkan ke masyarakat luas.

Usaha madu kelulut dihasilkan dari lebah kelulut yang tergolong ke dalam lebah yang tidak bersengat dan mampu menghasilkan madu sama seperti madu lebah yang banyak ditemukan di hutan-hutan tropis di Indonesia.

"Lewat program desa bebas api, kami turut mendukung kesejahteraan masyarakat melalui potensi ekonomi lokal yang cocok dikembangkan disamping turut bermitra dalam melakukan usaha pencegahan kebakaran lahan," kata Pengarapen Gurusinga, Regional Head Asian Agri wilayah Riau pada oketimes.com di sela-sela acara Halal Bihalal Keluraga Besar Asian Agri bersama Awak Media dan Insan Pers serta sekaligus penyerahan penghargaan desa bebas api di Riau bertempat di Labersa Hotel Siak Hulu, Kampar, Riau, Selasa 2 Juli 2019.

Serahkan Penghargaan Desa Bebas Api Riau

Selaras dengan itu, dihari yang sama sebanyak 2 desa di Riau memperoleh penghargaan atas komitmen desa terhadap pencegahan kebakaran lahan.

Desa yang tergabung dalam program Desa Bebas Api binaan Asian Agri yang menerima penghargaan yakni Desa Rantau Baru dan Desa Tambak masing-masing menerima penghargaan sebesar l00 juta rupiah dan 50 juta rupiah untuk kategori desa tanpa kebakaran dan desa dengan luas terbakar di bawah l hektar.

Penyerahan penghargaan diserahkan oleh Pengarapen Gurusinga, Regional Head Asian Agri wilayah Riau kepada Kepala Desa sebagai bentuk apresiasi dari perusahaan atas komitmen dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan selama satu tahun ke belakang.

"Program Desa Bebas Api dirancang sebagai suatu bentuk sinergi bersama antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan dalam menekan angka kebakaran lahan yang berfokus pada pencegahan dan antisipasi dini," terang Pengarapen Gurusinga, Regional Head Asian Agri wilayah Riau.

Program ini didukung oleh masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api yang secara sukarela bertanggung jawab untuk melakukan sosialisasi kepada warga desa dan bersiap siaga untuk melakukan antisipasi dini ketika terjadi kebakaran lahan.

Masyarakat sebagai pihak yang paling dekat dengan lokasi terjadinya kebakaran lahan memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan dan juga antisipasi dini sebelum api meluas ke daerah lainnya.

"Di Asian Agri kami memberdayakan masyarakat untuk memiliki pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk mencegah kebakaran," ucap Gurusinga.

Melalui program Desa Bebas Api, Asian Agri bermitra dengan desa-desa yang berlokasi di sekitar daerah Operasional perusahaan untuk mencegah dan melakukan antisipasi dini terhadap kebakaran. Dimulai pada tahun 20 I 6, saat ini perusahaan telah bermitra dengan l6 desa di Riau dan Jambi.

Desa yang berhasil mencegah daerahnya dari kebakaran akan memperoleh penghargaan sebesar lOO juta rupiah dan desa dengan kebakaran kurang dari l hektar akan memperoleh 50 juta rupiah.***


Penulis   : Ndanres Area
Editor    : Cardoffa

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.