Home / Pemerintahan / Tingkatkan Disiplin ASN, Gubri Terbitkan SE

Tingkatkan Disiplin ASN, Gubri Terbitkan SE

Tingkatkan Disiplin ASN, Gubri Terbitkan SE
Int
ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Gubernur Riau keluarkan surat edaran tentang pelaksanaan penertiban dan penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN)/non ASN di lingkungan Pemprov Riau.

Penegakan disiplin kerja yang selama ini hanya meliputi warung kopi, kedai makanan atau pusat perbelanjaan dijadikan tempat nongkrong saat jam kerja, kali ini salon, spa dan panti pijat pun jadi sasaran.

"Surat edaran ini tindak lanjut atas razia PNS/non PNS beberapa waktu lalu kedapatan nongkrong di tempat-tempat minum di luar jam kerja, sebelumnya sudah ada juga, tapi dari surat edaran baru ini ada penambahan sasaran tempat. Seperti salon, spa dan panti pijat pun jadi sasaran," kata Karo Humas, Protokol dan Kerja Sama Setdaprov Riau, Firdaus dalam siaran persnya Senin 1 Juli 2019.

Selain itu, dari surat edaran dengan nomor 80/SE/2019 itu, tempat hiburan seperti karaoke dan permainan biliar dan sejenisnya juga menjadi target untuk mencari PNS/non PNS yang bolos di luar jam kerja.

Kemudian tempat-tempat klasik yang biasa dimanfaatkan tempat nongkrong seperti pusat perbelanjaan, mal atau plaza, swalayan, supermarket tetap dijadikan sasaran utama.

Menurut Karo Humas, Surat Edaran sudah disampaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bagi mereka yang melanggar surat edaran itu siap-siap dikenakan sanksi tegas.

"Udah disampaikan ke seluruh OPD. Surat edaran ini tindak lanjut atas razia PNS/non PNS beberapa waktu lalu kedapatan nongkrong di tempat-tempat minum di luar jam kerja," ujar mantan Kadisperdag Riau itu mengingatkan.***


Reporter   : Richarde
Editor       : Cardoffa 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.