Home / Ekbis / Jelang Bank Daerah dan Koperasi Dikonversi ke Syari'ah, Alfedri Mohon Doa Restu Kiyai Assatidz

Jelang Bank Daerah dan Koperasi Dikonversi ke Syari'ah, Alfedri Mohon Doa Restu Kiyai Assatidz

Jelang Bank Daerah dan Koperasi Dikonversi ke Syari'ah, Alfedri Mohon Doa Restu Kiyai Assatidz
Humas Pemkab Siak For Oketimes.com
Bupati Siak Drs H Alfedri menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama dengan para pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dan masyarakat di Kampus 14 Lubuk Jering Sungai Mandau, Senin 27 Mei 2019.

Siak, Oketimes.com - Bupati Siak Drs H Alfedri menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama dengan para pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dan masyarakat di Kampus 14 Lubuk Jering Sungai Mandau, Senin 27 Mei 2019.

Dalam sambutannya, Bupati Siak Alfedri mengucapkan syukur karena dapat bersilahturahim dengan para kiyai dan pengasuh salah satu cabang pondok pesantren terbesar di Indonesia itu.

"Alhamdulillah kita bisa hadir bersilahturahmi pada hari ke 22 di bulan suci Ramadhan ini dalam rangka untuk mengikuti kegiatan di Pondok Pesantren ini sekaligus berbuka puasa bersama," kata Alfedri.

Pemerintah daerah kata dia, mengapresiasi proses pelaksanaan sistem pendidikan di Pondok Pesantren yang berjalan dengan baik, sehingga diharapkan dapat mencetak generasi penerus bangsa dan calon pemimpin masa depan.

"Kami mengharapkan peran Pondok Pesantren sebagai mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan sumber daya manusia khususnya dibidang pendidikan dan ekonomi islam, ekonomi syariah, dan peningkatan peran lembaga keuangan syariah." tambahnya.

Terkait hal itu, Alfedri juga menyebut Gubernur Riau Syamsuar telah menerapkan kebijakan mengkonversi Bank Riau Kepri menjadi Bank Riau Kepri Syariah. Guna mempersiapkan SDM yang mumpuni diperbankan dan sistem keuangan syari'ah kata dia, Pemkab Siak telah melakukan MoU dengan beberapa lembaga pendidikan terkait.

Menurutnya, Pemkab Siak sudah melaksanajan MoU kerjasama Pendidikan untuk mempersiapkan SDM di bidang ekonomi dan keuangan syariah, dengan Yayasan Tazkia dan DR. H. Syafei Antonio.

Apalagi di kabupaten Siak telah ada 100 orang putera puteri Siak yang diberikan beasiswa Pendidikan Diploma III untuk entertainer Hafidz dan Strata 1 di bidang akutansi Syariah, Perbankan Syariah, Hukum bisnis Syariah maupun keuangan Syariah.

Program Beasiswa itu lanjut Alfedri, terlaksana dengan skema pembiayaan oleh Pemkab Siak sebanyak 70 orang, dan 30 orang dibiayai program CSR PT persi, PT Siak Pusako dan Baznas Siak, baik untuk anak yatim maupun fakir miskin.

Tidak lupa Alfedri pada kesempatan itu, memohon doa dan restu kepada para kiyai dan assatidz, terkait adanya rencana konversi lembaga-lembaga keuangan di Kabupaten Siak menjadi syari'ah. Dengan akan dimulai dengan mengkonversi koperasi menjadi koperasi syariah secara bertahap.

Wakil Pengasuh Modern Darussalam Gontor Kampus 14 Al Ustadz Himmah Azhar Latif, menyampaikan rasa syukurnya atas perkembangan kemajuan pondok pesantren ini.

"Apa yang kita petik hari ini merupakan buah ketulusan dan keikhlasan para pendiri pondok pesantren Gontor dan Pewaqif Pondok Darussalam Gontor, yang turut hadir salah satunya bersama kita hari ini bapak Juhri," kata dia.

Turut hadir dalam acara itu, Asisten Administrasi Pembangunan Jamaludin, Direktur PT Persi, Camat Sungai Mandau dan sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Sungai Mandau, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Al Ustadz Kyai Haji Syamsul Hadi Abdan, Direktur Kulliyatul Mu'allimin Al-Islamiyyah Ustaz Masyudi Subari.

Selanjutnya juga hadir Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor kampus 7 Ustadz Ma'ruf Chumaidi, Wakil Direktur Kulliyatul Mu'allimin Al-Islamiyyah pondok modern Gontor Putri kampus 7 Ustadz Jamaludin, Wakil pengasuh Modern Darussalam Gontor Kampus 14 Ustadz Himmah Azhar Latif.***


Reporter     : Sulaiman
Editor         : Cardoffa 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.