Home / Sosial / DPC PP Bengkalis Sampaikan Duka Cita Atas Meningalnya Mantan Kades Pedekik

DPC PP Bengkalis Sampaikan Duka Cita Atas Meningalnya Mantan Kades Pedekik

DPC PP Bengkalis Sampaikan Duka Cita Atas Meningalnya Mantan Kades Pedekik
Ist
Tokoh agama sekaligus mantan Kepala Desa Pertama Pedekik H. Maksum Ihsan Bin H. Muh. Ihsan, telah berpulang kerahmatullah pada Rabu 3 April 2019.

Bengkalis, Oketimes.com - Tokoh agama, sekaligus mantan kepala desa pertama pedekik H. Maksum Ihsan Bin H. Muh. Ihsan, telah berpulang kerahmatullah pada Rabu 3 April 2019. Sebelum meninggal, pria kelahiran 04 Agustus 1928 itu, divonis dokter menderita sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Bengkalis selama beberapa hari.

Semasa hidupnya, beliau sangat dikenal dengan sosok yang baik, ramah serta peduli pada masyarakat dan beliau adalah menjabat sebagai kepala desa pedekik pertama pada tahun 1980 sampai dengan tahun 1993.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari masyarakat pedekik dan pemerintahan kabupaten bengkalis, pemeritahan desa pedekik, dan ormas pemuda pancasila kec bengkalis.

"Kita doakan semoga almarhum khusnul khotimah, diampuni segala kesalahan dan diampuni segala dosanya, semoga amal ibadah beliau semasa hidup, diterima oleh Allah SWT," kata Ketua DPC PP Bengkalis Bung Broery pada awak media Rabu siang.

Ucapan yang sama disampaikan oleh pemerintah desa pedekik, dikutip dari laman resminya
إنا لله وإنا إليه راجعون
Duka cita yang sedalam-dalamnya, Atas ber-pulang kerahmatullah-nya orang tua kita, sesepuh desa kita, bapak H. Maksum Ihsan Bin H. Muh. Ihsan, mantan kepala desa pedekik pertama.

Semoga khusnul khotimah, diampuni seluruh dosa-dosanya, dan pengabdian dan Jasa Almarhum menjadi ladang pahala yang tak terhingga, serta ditempatkan ditempat yang mulia di sisi Allah SWT. Amiin Ya Robbal ‘Alamiin… LAHULFATIHAH …!!!***


Penulis  : Putra Tanjung / Editor : Cardoffa.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.