Home / Peristiwa / Basarnas Temukan 12 Siswa SMK Kehutanan Tersesat di TNBT

Setelah 18 Jam Dikabarkan Hilang

Basarnas Temukan 12 Siswa SMK Kehutanan Tersesat di TNBT

Basarnas Temukan 12 Siswa SMK Kehutanan Tersesat di TNBT
Istimewa
Kondisi Lemas: Setelah 18 jam dikabarkan hilang, akhirnya 12 Siswa SMK Kehutanan Pekanbaru dan seorang anggota Polhut ditemukan Tim Basarnas Gabungan dalam keadaan lemas di Kawasan Hutan Lindung Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) tak jauh dari Pos Camp Granit, Rabu pagi 3 April 2019 sekira pukul 08.00 WIB.

Pekanbaru, Oketimes.com - Sempat dikabarkan hilang, sebanyak 12 orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan Pekanbaru dan seorang pendamping Polisi Hutan yang diduga tersesat di Hutan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) Indragiri Hulu, akhirnya berhasil ditemukan Tim Gabungan Basarnas Riau dan Jambi, Rabu 3 April 2019.

Kedua belas orang siswa SMK Kehutanan Pekanbaru yang terdiri atas 10 orang laki-laki dan 2 orang perempuan, tersesat di salah satu hutan lindung yang membentang wilayah perbatasan Riau dan Jambi itu saat melakukan praktek lapangan simulasi patroli perlindungan dan pengamanan hutan TNBT, Selasa (2/4/2019).

12 orang siswa yang berhasil ditemukan itu antara lain, Aditya Putra Mahendra, Imam Akhsandi Winata, Kahlil Gibran, Lutfi Arafi Salibi,Oziq Fitramadani, Prasetio, Rahmat Aldi Pratama, Raihanis Maiyagi, T Said Aditia, Azathul Wafi, Anjali Hafiza R (perempuan), Fatiyah Vaki Salsabila (perempuan) dan MB Irhasy R Siregar (laki-laki) pendamping dari Polhut.

Tim Basarnas menemukan mereka dalam keadaan lemas yang tak jauh di lokasi pemasangan kamera jarak 500 meter dari Pos Camp Granit, mereka tersesat tepat berada di penurunan. Sehingga karena malam sudah larut tidak memungkinkan untuk keluar dan mereka mencari tempat istirahat.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru Gede Darmada menyebutkan bahwa jarak antara lokasi penemuan para pelajar yang hilang ini dengan posisi posko berjarak sekitar delapan kilometer yang area hutan cukup terjal.

"Semua korban ditemukan dalam keadaan selamat dan kita evakuasi ke Basecamp Granit yang jaraknya delapan kilometer dari lokasi penemuan. Ada dua orang yang luka ringan dan perlu ditangani oleh medis Basarnas," paparnya.

Selain 12 pelajar SMK Kehutanan Pekanbaru, tim gabungan juga menemukan pendamping mereka dari Polhut yang saat kejadian ikut dalam rombongan itu.

"Syukurlah semuanya sehat saat ditemukan tim gabungan, mereka sebagian pada kelelahan bahkan ada yang sudah lemas. Mereka kesasar karena tidak mengikuti lintasan yang sebenarnya," imbuh Humas kantor SAR Pekanbaru Kukuh.

Kukuh juga mengakui bahwa tujuan para siswa di kawasan hutan lindung itu, untuk melakukan praktek industri dengan Simulasi Patroli Perlindungan dan Pengamanan hutan di wilayah Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT).***

 

Sumber  : Basarnas Pekanbaru  / Editor : Cardoffa

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.