Home / Ekbis / PT CSA Optimis Bangun Kebun Sawit di Daik Lingga

PT CSA Optimis Bangun Kebun Sawit di Daik Lingga

PT CSA Optimis Bangun Kebun Sawit di Daik Lingga
Ist
Kegiatan konsultasi publik dan sosialisasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) atas rencana perkebunan dan pabrik kelapa sawit yang dilaksanakan oleh PT Citra Sugi Aditya di Hotel Winner, Pancur, Lingga Utara, Jumat (30/11/2018) lalu.

Pekanbaru, Oketimes.com - Adanya rencana PT Citra Sugi Aditnya (CSA), untuk membuka lahan kebun sawit di dua Kecamatan di Kabupaten Daik Lingga Provinsi Kepulauan Riau, seluas kurang lebih 14.000 hektar yang saat ini sedang menunggu izin pelepasan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, tampaknya akan berjalan mulus dilakukan PT CSA untuk membuka kebun tersebut saat ini.

Rasa optimisme itu disampaikan Komisaris PT CSA Tri Supritoyo kepada oketimes.com pada Kamis (7/3/2019) siang, yang mengatakan saat ini pihaknya sudah mengajukan permohonan izin pelepasan, setelah pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada Pemkab Daik Lingga dan Pemprov Provinsi Kepri serta dengan tokoh masyarakat dan masyarakat di dua kecamatan Daik Lingga yakni Kecamatan Daik Lingga Utara dan Timur selama beberapa tahun terakhir ini.

"Kalau sosialiasasi dan persetujuan dari Pemkab Daik Lingga dan Pemprov Provinsi serta stakeholder lainnya, sudah kita lakukan sejak 2007 lalu. Artinya sudah kurang lebih sudah 12 tahun. Sedangkan masyarakat setempat turut mendukung adanya rencana pembukaan kebun itu, yang bertujuan nantinya bisa menopang perekonomian masyarakat setempat lewat plasma," paparnya.

Disamping itu, pihaknya juga tidak menyangkal adanya pro dan kontra atas pembukaan lahan tersebut selama ini, akan tetapi pihaknya tetap optimis akan komitmen perusahaan untuk membuka perkebunan kelapa sawit di lahan tersebut.

"Kita tetap optimis saja pak dengan adanya rencana itu, sebab keinginan pembukaan kebun sawit itu bukan hanya keinginan manajemen perusahaan, akan tetapi masyarakat sekitar areal rencana pembukaan kebun di dua kecamatan itu juga menyetujuinya, makanya kita tetap optimis untuk membuka kebun tersebut," ungkap Tri Supritoyo menerangkan.

Guna mendukung pembukaan kebun sawit tersebut, pihaknya juga saat ini sedang mengurus Izin Amdal Hak Guna Usaha (HGU) kebun dari Kementerian ATR/BPN Jakarta, untuk pembukaan kebun sawit tersebut.

"Mudah-mudahan saja dalam tahun ini kita akan mendapat izin amdal dan HGU tersebut dari Kementerian ATR/BPN Pusat, dan kita meminta doa restu dan dukungan dari berbagai pihak terkait renacana tersebut," pungkas Tri Supritoyo meyakinkan.

Sebelumnya, Badan Penanaman Modal dan Perijinan (BPMP) Kabupaten Lingga, memfasilitasi perusahaan perkebunan melakukan sosialisasi trayek batas perkebunan di Kecamatan Lingga Timur dan Kecamatan Lingga oleh PT PT. Citra Sugi Aditya. Sosialisasi dilakukan untuk menjelaskan kepada masyarakat manfaat investasi perkebunan yang akan diperoleh masyarakat di daerah tersebut.

"Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat mengetahui manfaat yang diperoleh jika perkebunan nantinya berjalan," kata Kabid Pelayanan Perizinan, Abdul Hamid Ghazali ST belum lama ini, Selasa (12/8) lalu.

Dikatakannya, tujuan sosialisasi adalah memberikan pemahaman yang memadai tentang perkebunan kelapa sawit berkelanjutan kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat yang berada di sekitar perkebunan nantinya.

Setelah mendapatkan sosialisasi, diharapkan tidak ada lagi persoalan yang terjadi antara masyarakat dan investor yang menjalankan usaha. "Sesuai tupoksi BPMP, hanya sebagai fasilitator agar masyarakat tahu pasti apa yang akan dilakukan investor," kata Hamid.

Sementara itu, Komisaris PT. Citra Sugi Aditya Tri Supritoyo, mengatakan, pihaknya serius akan membuka perkebunan kelapa sawit di daerah ini. Sistem inti plasma yang nantinya diterapkan, bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar perkebunan mendapatkan manfaat langsung dari perusahaan.

"Masyarakat juga dipekerjakan perusahaan untuk melakukan penanaman di lahan milik perusahaan," katanya.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya memperoleh izin untuk mengelola lahan seluas 9.700 ha untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit di daerah ini. "Hingga saat ini belum ada persoalan yang krusial tentang rencana pembukaan kebun kelapa sawit ini. Untuk investasi ini, tentunya kami sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak," imbuhnya.***


Penulis  : @rspedr    /   Editor  : Richarde 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.