Home / Pendidikan / Ajak Murid Hiking, Siswa SDN 166 Pekanbaru Ditemukan Tewas Tenggelam

Ajak Murid Hiking, Siswa SDN 166 Pekanbaru Ditemukan Tewas Tenggelam

Ajak Murid Hiking, Siswa SDN 166 Pekanbaru Ditemukan Tewas Tenggelam
Humas Polresta Pekanbaru For Oketimes.com
Kondisi korban saat di evakuasi warga, setelah ditemukan tenggelam di anak sungai Siak Parit Belanda Jalan Siak IV Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir, Jumat 25 Januari 2019 sore.

Pekanbaru, Oketimes.com - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Ungkapan ini sepertinya cocok dialamatkan kepada salah satu siswa SDN 166 Rumbai Pekanbaru, yang menjadi korban tenggelam saat mengikuti hiking atau perjalanan di ruang terbuka di pinggiran Daerah Aliran Sungai Siak, Jumat 25 Januari 2019 sore.

Korban diketahui bernama Jul Leo Hendra Saputra (11) tahun, siswa SDN 166 Rumbai, warga Jalan Nelayan Gang Sepakat Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru.

Ia menjadi korban tenggelam yang ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa yang terbawa arus di anak Sungai Siak atau Parit Belanda Jalan Siak IV Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir saat korban bersama teman-teman siswa lainnya yang dipandu seorang guru penjas berinisial AN alias Abu (52) tahun saat mengikuti hiking di pinggiran DAS Siak Pekanbaru.

Informasi yang dirangkum di Kepolisian Resta Pekanbaru, sebelum korban ditemukan tewas di lokasi. Korban sebelumnya bersama teman-temanya yang berjumlah kurang lebih 51 siswa SDN 166 Rumbai Pekanbaru, melaksanakan heking dengan berjalan kaki dari sekolah yang dipandu oleh guru penjas berinisial AN alias ABu menuju bawah Jembatan Siak IV.

Setibanya di pinggiran anak sungai Parit Belanda jalan Siak IV, para siswa/i meminta ijin kepada sang guru untuk mandi di pinggiran parit. Namun sang guru tidak mengijinkan, karena aliran air cukup deras. Akan tetapi sebagian murid malah tetap bermain di pinggiran Parit, termasuk korban sendiri.

Tak lama kemudian sang guru pun mengumpulkan siswa-siswi tersebut, untuk melanjutkan perjalanan. Namun AN saat hendak akan mebawa anak-anak untuk melanjutkan perjalanan, guru mendapat kabar dari siswa lainnya bahwa ada anak yang hilang.  Sang guru pun langsung berupaya mencari korban dengan terjun ke parit untuk mencari murid yang hilang.

Akan tetapi, setelah kurang lebih 20 menit melakukan pencaharian, korban malah tak ditemukan. Ia pun segera naik ke jalan dan kembali menghitung jumlah murid, setelah dihitung ternyata benar, murid kurang 1 dan diketahui bahwa murid yang hilang bernama Ju Leo Hendra Syahputra.

AN pun dengan segera menghubungi pihak Kepolisian. Tepat sekira pukul 16.00 WIB, Kanit IK Polsek Rumbai Pesisir Iptu H Martin beserta Ka Spk, Piket Fungsi dan Bhabinkamtibmas Aiptu Hamka tiba di lokasi kejadian Perkara (TKP) dan langsung mengkoordinir upaya pencarian korban yang tenggelam dengan menghubungi Tim SAR dan orang tua korban.

Namun sebelum Tim SAR tiba, banyak relawan warga setempat yang bersedia melakukan pencaharian secara sukarela untuk menyelam mencari Korban. Tepat sekira pukul 17.10 WIB, hasil penyelaman secara manual oleh relawan tersebut pun berhasil menemukan jenazah korban Ju Leo Hendra Syahputra dan jenazah korban langsung dievaluasi ke klinik Misbah di Jalan Sembilang Kec. Rumbai Pesisir untuk dilakukan pemeriksaan atau VER.

Usai korban dievakuasi, personil Polsek Rumbai Pesisir memintai keterangan kepada saksi-saksi koraban dan diperoleh keterangan bahwa korban Ju Leo merupakan murid pindahan sekolah dan belum tergabung dalam keanggotaan pramuka. Salah teman korban menyebutkan kepada petugas, bahwa korban sebelumnya berenang, namun saat kejadian korban malah berenang ke tengah aliran Parit Belanda atau anak sungai siak dan menghilang seketikan saat itu.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK, SH MH lewat Paur Humas Ipda Budhia Dianda saat dikonfimasikan Jumat malam, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan korban saat ini sudah diserahkan kepada keluarga korban.

"Iya benar, kejadiannya tadi sore saat korban bersama teman-teman pelajar lainnya mengadakan hiking yang dipandu oleh guru penjas di pinggiran sungai siak Pekanbaru," singkatnya. ***

Penulis : Ndanres    / Editor : Richarde

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.