Home / Pemerintahan / Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak Buka Layanan Paspor Simpatik

Sambut Hari Bhakti Imigrasi

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak Buka Layanan Paspor Simpatik

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak Buka Layanan Paspor Simpatik
Int
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak, Riau.

Siak, Oketimes.com - Bersempena Hari Bhakti Imigrasi ke 69 yang jatuh pada tanggal 29 Januari 2019 mendatang, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak melayani pembuatan paspor dengan mekanisme pemohon datang langsung mengajukan persyaratan ke kantor pelayanan atau "Walk In".

"Pemohon bisa datang ke kantor imigrasi kelas II TPI Siak, bawa syarat-syarat yang dibutuhkan (e-KTP, Kartu Keluarga dan Ijazah, Akta Kelahiran, Buku Nikah)," kata Robby Sastra, Kasi Teknologi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Siak pada awak media ini Jumat (4/1/2019) lalu.

Kedepan Robby menyebutkan pengajuan permohonan pembuatan paspor melalui mekanisme antrian online sistem pelayanan "Walk In" ini hanya berlaku hingga tanggal 25 Januari 2019 mendatang.

Kemudian kedepan pelayanan akan dilakukan dengan system online. Untuk itu, masyarakat yang berencana bepergian ke luar negeri dihimbau untuk segera memanfaatkan kemudahan pemberlakuaan pelayanan “Walk In” ini.

"Untuk melayani masyarakat, pelayanan dilaksanakan pada hari kerja normal dan khusus hari Sabtu pelayanan dimulai pukul 09.00 WIB - 12.00 WIB hingga tanggal 19 Januari 2019 mendatang," ujarnya sambil menyebutkan waktu pemprosesanya selama 3 hari kerja setelah melakukan pembayaran paspor.

Sedangkan untuk sambung Robby pembayaran PNBP paspor dapat dilakukan di Bank Bank terdekat dimana saja, kantor pos, ataupun ATM mana saja. Biaya yang di keluarkan Rp. 355.000 untuk paspor 48 halaman dan Rp. 155.000 untuk paspor 24 halaman.***


Penulis    : Sulaiman

Editor     : Richarde

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.