Home / Peristiwa / Selain Diduga Jual Aset, Kades Kota Baru Juga Disinyalir Pungli Sertifikat Gratis

Selain Diduga Jual Aset, Kades Kota Baru Juga Disinyalir Pungli Sertifikat Gratis

Selain Diduga Jual Aset, Kades Kota Baru Juga Disinyalir Pungli Sertifikat Gratis
Int
ILustrasi

Rokan Hulu, Oketimes.com - Aktivis Yayasan Yayasan Bening Nusantara (YBN) Provinsi Riau, ternyata juga mencium dugaan adanya praktek pungli pembuatan surat Sertifikan Hak Milik (SHM) gratis alias Prona milik warga yang diduga dilakukan oleh oknum Kades Kota Baru berinisial SA. Terkait hal itu, pihaknya juga mengaku sudah melayangkan surat somasi kepada sang kades.

Surat somasi tersebut tertuang dalam surat YBN Riau bernomor : 127/YBN/I/2018, tentang terkait pengurusan sertifikat sebanyak 290 SHM milik warga Desa Kota Baru Kecamatan Kunto Darussalam yang hingga kini belum dibagikan kepada warga, dengan alasan klasik warga belum membayar biaya pengurusan, padahal untuk pengurusan SHM sudah dibiayai oleh negara.

"Dugaan ini kita sudah layangkan surat somasi, guna memperbaiki administrasi desa dan kewajiban Kepala Desa sebagaimana diamanatkan dalam aturan dan ketentuan tugas dan fungsi perangkat desa," kata Ketua Yayasan Bening Nusantara (YBN) Provinsi Riau Indra Ramos pada awak media ini, Rabu (26/12/2018) kemarin.

Selain itu lanjut Indra, dalam surat soamasi itu Kades diminta segera membagikan SHM tersebut kepada masyarakat dan mengembalikan uang masyarakat. Jika hal tersebut tidak dilaksanakan pihaknya akan tempuh jalur jukum.

"Mengapa kita melakukan somasi ini, karena sudah meresahkan masyarakat Desa Kota Baru. Dimana salah seorang masyarakat telah mendapat laporan dari warga bahwa SHM miliknya tidak kunjung dibagikan kepala desa," ulasnya.

Terkait hal itu, Kepala Desa Kota Baru Suminto Alhidayat, saat dihubungi lewat ponselnya pada Rabu (26/12/2018), tidak bersedia menjawab panggilan awak media ini. Akan tetapi saat dikirimkan pertanyaan lewat Whatsapp, sang kades malah balik bertanya balik kepada awak media dengan mempertanyakan dari mana mendapat informasi tersebut dan merasa dirinya tidak ada melakukan tudingan tersebut.

"Maaf anda dapat Laporan & Info dari siapa, terus yang jual mesin PLTD itu siapa, kami tidak akan tanggapi jika itu sekedar isu, Trimakasih," tulisnya menjawab pertanyaan awak media ini. ***

 

Penulis    : Mansyur HS

Editor     : Richarde 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.