Home / Peristiwa / Ibadah Natal GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Berjalan Lancar, Suka Cita dan Hikmat

Ibadah Natal GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Berjalan Lancar, Suka Cita dan Hikmat

Ibadah Natal GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Berjalan Lancar, Suka Cita dan Hikmat
Disediakan oketimes.com
Pelaksanaan ibadah malam Natal di Gereja Bethel Indonesia GBI ICC Rayon 11 Jalan Tuanku Tambusai atau Nangka Pekanbaru, berlangsung aman, lancar dan penuh hikmat, Senin 24 Desember 2018.

Pekanbaru, Oketimes.com - Pelaksanaan ibadah malam Natal di Gereja Bethel Indonesia GBI ICC Rayon 11 Jalan Tuanku Tambusai atau Nangka Pekanbaru, berlangsung aman, lancar dengan penuh suka cita dan hikmat, Senin 24 Desember 2018.

Meski agak sedikit berdesak-desakan lantaran banyaknya para jemaat yang hendak beribadah malam Natal bersama keluarga tersebut, tidak menyurutkan para Jemaat untuk melaksanakan ibadah Natal secara khusuk dengan penuh suka cita, damai dan hikmat itu.

Ibadah malam Natal tersebut, merupakan ibadah kedua yang dilakukan oleh GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru sekira pukul 18.30 hingga 21.00 WIB malam, setelah ibadah Natal pertama yang sudah dilakukan sejak pukul 16.30 hingga 18.30 WIB.

Ribuan jemaat yang hadir dari berbagai penjuru kota Pekanbaru itu, setidaknya kurang lebih 2500 jemaat datang memadati tiap ruang sudut bangku ibadah yang sudah disediakan oleh pengerja gereja.

Bahkan para jemaat memadati bangku yang berada disi kanan dan kiri lantai dua gereja hingga sampai duduk dan berdiri di sepanjang pelataran lantai gereja, guna mengikuti ibadah malam Natal dalam memperingati hari Kelahiran Yesus Kristus pada 25 Desember tahun 2000 silam.

Sebelum acara puncak ibadah dilakukan, tidak lupa para jemaat dan pengurus gereja melakukan doa bersama untuk korban bencana yang terkena musibah Tsunami di sepanjang Selat Sunda di Provinsi Banten dan Lampung.

Pada saat itu, para jemaat turut mendoakan agar para korban bencana Tsunami diberikan keselamatan dan ketabahan dalam menjalani cobaan yang dihadapi oleh para korban yang terkena musibah bencana.

Tak lama kemudian, acara khotbah pun dilakukan oleh Pdt Ricky Nelson Tampubolon, B.TH, S.PAK selaku Gembala Sidang GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru, dengan mengangkat thema : Hikmat dibalik Kelahiran Yesus Kristus sebagai Juru Selamat manusia kepada umatnya.

Dalam inti khotbah tersebut, Pdt Ricky Nelson menyebutkan kepada jemaat, bahwa Kelahiran Yesus Kristus di dunia tidak lain karena begitu besarnya Kasih Allah kepada umat manusia yang selama ini sudah terjerumus kedalam dosa, akibat pergumulan hidup manusia yang tidak melaksanakan perintah dan larangannya selama ini.

"Tetapi dia datang dengan menyerupai wujud manusia untuk mengangkat kita dari hidup yang kotor dan membasuhnya untuk menjadi hidup yang baru dan tidak tercela di hadapannya," ujar Ricky Nelson dengan penuh suka cita.

Setelah setengah jam lebih mendengarkan khotbah tersebut, tak lama kemudian para jemaat gereja saling bersalaman dan mengucapkan selamat Natal kepada sesama jemaat dan pengurus gereja dengan di iringi lagu Natal.

Dari hasil pantauan, pelaksanaan ibadah malam Natal kedua di Gereja Bethel Indoesia GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru, berjalan lancar aman, suka cita dan penuh hikmat saat berlangsung.

Hal tersebut tidak terlepas dengan adanya pengamanan yang dilakukan TNI-POLRI bersama organisasi masyarakat dan tim pengamanan Gereja yang bersama-sama ikut menjaga pelaksanaan ibadah malam Natal 2018 di sepanjang halaman Gereja GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru.

Tampak sebelum ibadah kedua berkahir, rombongan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK, SH MH dan Kodim 0301 Pekanbaru, meninjau pelaksanaan Ibadah malam Natal di depan Gereja GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru saat melaksanakan Patroli bersama dengan mengunjungi sejumlah Gereja dan Pos Pengamanan Ops Lilin Muara Takus 2018, Senin malam 25 Desember 2018.***


Penulis    : Ari Speedr Hutasoit
 
Editor     : Cardoffa       

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.