Angkut 3 Ton BBM, Kapal Pompong Meledak di Sungai Kampar

Korban Aldi (20) dan Rijal (20) warga Segamai Timur Teluk Meranti anak buah kapal pompong yang meledak di Sungai Kampar saat dirawat di Puskesmas Kuala Kampar, Minggu 28 Oktober 2018 malam.

Kuala Kampar, oketimes.com - Sebuah kapal motor kayu (Pompong) mengangkut tiga ton BBM jenis premium, meledak dan terbakar di Perairan Sungai Kampar atau tepatnya di Desa Sungai Mas Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu 28 Oktober 2018 petang sekira 18.30 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua Anak Buah Kapal (ABK) bersama empat awak lainnya, dikabarkan menjadi korban ledakan yang membakar sekujur tubuh dua awak kapal yang ikut dalam pelayaran saat itu.

Dua anak buah kapal yang menjadi korban ledakan itu, diketahui bernama Aldi (20) dan Rijal (20) warga Segamai Timur Teluk Meranti yang mengalami luka bakar disekitar 15 persen di sekujur tubuhnya.

Sementara Anto (27) tahun, pegawai Puskesmas Kuala Kampar dan Rijal (34) tahun selaku Nakhoda Kapal yang juga warga Desa Segamai Teluk Meranti, selamat dari ledakan, lantaran melompat dari kapal motor pada saat api hendak membesar.

Informasi yang dirangkum dari kepolisian, sebelum peristiwa tersebut terjadi, keempat awak kapal pada Jumat 26 Oktober 2018, sekira pukul 19.00 WIB malam, membawa bahan bakar premium dari Teluk Meranti sebanyak 3 ton yang dimuat dalam baby tank masing-masing berukuran 1 ton untuk dibongkar di Desa Sungai Mas Kec. Kuala Kampar.

Tepat pada Minggu 28 Oktober 2018 petang sekira 18.30 WIB, kapal yang hendak merapat di Desa Sungai Mas, tiba-tiba BBM yang diangkut meledak dan terbakar serta mengakibatkan seluruh badan kapal terbakar habis.

Ketika kapal terbakar, Aldi bersama dengan Rijal, Anto dan Rizal menyelamatkan diri dengan cara melompat kesungai, namun Aldi dan Rijal mengalami luka bakar dan saat ini sedang di rawat di Puskesmas Kuala Kampar, sedangkan Rizal dan Anto selamat dari ledakan tanpa menderita luka bakar.

Beruntung arus air laut mengalami surut, sehingga kapal yang terbakar terbawa arus hingga kedepan Desa Sungai Sokoi dan saat ini masih proses penyelidikan Polres Pelalawan. (ndan)

 

Editor       :  Richared


Tags :berita
Komentar Via Facebook :