Terkait Dugaan Pelecehan Seks, Gubri Hindari Wartawan

Gubernur Riau H Anas Maamun (memakasi jas berdasi merah) menyempatkan diri berfoto bersama dengan anggota dewan usai menghadiri Rapat Paripurna Pembahasan RAPBD 2015 di Ruang Paripurna DPRD Riau.

PEKANBARU, Oketimes.com- Gubernur Riau H Anas Maamun usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Riau pada Kamis malam (4/9), dikawal puluhan petugas Satpol PP Riau dengan pemasangan pagar betis simpul tangan agar wartawan tidak bisa langsung mengkonfirmasi terkait kasus dugaan pelecehan seksual diduga dilakukan Gubri H Anas Maamun terhadap korban bernama Wide Wirawaty yang juga merupakan anak kandung tokoh pendidikan Riau, Soemardi Taher.

Kedatangan belasan wartawan baik lokal maupun nasional dari berbagai media cetak, online maupun televisi ke Gedung DPRD Riau ini rencananya ingin langsung mengkonfirmasi ke Gubri Anas Maamun terkait kasus dugaan pelecehan seksual, namun dihalang-halangi oleh puluhan petugas Satpol PP Riau.

"Pak Gub, minta statementnya terkait kasus dugaan skandal seks," sebut awak media berupaya mendapatkan statement dari orang nomor 1 pejabat Riau ini.

"Saya lagi mau rapat," sebut Gubri Anas singkat sambil dibawa lari oleh pengawalannya dan puluhan petugas Satpol PP Riau.

Kejadian wawancara tersebut kisruh karena petugas Satpol PP Riau dan wartawan saling desak-desakan hingga Gubri Anas memasuki mobil dinasnya.(vila)

Tags :berita
Komentar Via Facebook :