Triwulan III, Realisasi Penerimaan Uji KIR Capai Rp 3,2 Miliar

Zulfahmi ST, MT, KUPTD Pengujian Kenderaaan Bermotor Dishubkominfo Kota Pekanbaru.

Oketimes.com - Pekanbaru : Memasuki triwulan III tahun 2017, realisasi penerimaan retribusi Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru mencapai Rp 3,2 miliar.

"Capaian tersebut di hitung, sejak awal bulan Januari hingga akhir September 2017, dimana jika dikalkulasikan keselurahannya bisa mencapai Rp 3,260.000.000," kata Zulfahmi, ST, MT, KUPTD Pengujian Kenderaaan Bermotor Dishubkominfo Kota Pekanbaru saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/10/2017). 

Disebutkan Zulfahmi, pada tahun 2017 ini, estimasi penerimaan berdasarkan Perda nomor 9 tahun 2012 tentang retribusi Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor ditarget sebesar Rp 6,5 miliar. Akan tetapi menurutnya, realisasi penerimaan tersebut hanya bisa diterapkan sebesar Rp 4,5 miliar saja.

Meski demikian lanjut Zulfahmi, pihaknya tetap optimis akan mengejar target realisasi tersebut, mengingat ketersedian sarana dan prasarana serta personil yang ada di KUPT dinilai sudah cukup presentatif.

"Ini baru triwulan ketiga, artinya masih adan tiga bulan kedepan hingga akhir 2017 waktu yang kita miliki, kita tetap optimisme saja," ujar Zulfahmi.

Selain itu, lanjut Zulfahmi, yang menjadi kendala untuk mengejar estimasi awal realisasi target UPTD Pengujian Kenderaaan Bermotor Dishubkominfo Kota Pekanbaru, akibat kurangnya kesadaran para pemilik kendaraan bermotor yang hendak memperpanjang atau mengurus baru uji KIRsehingga sangat berdampak pada target yang sempat ditentukan oleh pihaknya.

"Penyebabnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk segera mengurus perpanjangan atau pembuatan baru KIR yang datang ke kantor pelayanan ini," pungkasnya.

Zulfahmi juga mengatakan, pihaknya tetap saja menunggu bagi siapa saja yang ingin melakukan pengurusan atau perpanjangan KIR. Meskipun para pemilik kendaraan sudah mengalami keterlambatan pengurusan KIR.   

"Ya kita sih saat ini tetap menunggu saja, kesedian para pemilik kendaraan yang akan mengurusnya, dan siap melayani mereka dengan baik," pungkas Zulfahmi. (ars)   


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait