Mahasiswa Fisip Unri Gelar Aksi Pengumpulan Tanda Tangan

Mahasiswa Fisip Unri saat melakukan aksi lanjutan berupa Aksi Solidaritas Mahasiswa FISIP UR, dengan mengumpulkan tanda tangan mahasiswa Fisip UR sebagai bentuk dukungan untuk menurunkan Dekan FISIP UR, Selasa (25/4/2017).

Pekanbaru, oketimes.com - Menanggapi banyaknya fakta yang terkuak terkait Dekan FISIP UR beserta jajarannya, mahasiswa FISIP UR melakukan aksi lanjutan berupa Aksi Solidaritas Mahasiswa FISIP UR, dengan mengumpulkan tanda tangan mahasiswa FISIP UR sebagai bentuk dukungan untuk menurunkan Dekan FISIP UR, Selasa (25/4/2017).

Aksi ini dimulai dengan membentangkan kain putihdi Gedung B sebagai simbol matinya demokrasi dan kebebasan berpendapat di FISIP UR. Aksi tersebut kemudian dilanjutkan dengan membagikan selebaran yang berisikan fakta-fakta yang telahterkuak mengenai Dekan FISIP UR beserta jajarannya.

Muhammad Diar, selaku Koordinator Aksi Solidaritas Mahasiswa FISIP UR, menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk menggalang dukungan dari seluruh mahasiswa FISIP UR dalam rangka menuntut Dekan FISIP UR turun dari jabatannya, karena selama ini Dekan FISIP UR telah bertindak otoriter dan telah melakukan penyelewengan kekuasaan, terutama dalam hal pengelolaan anggaran.

"Selama ini dalam kepemimpinan beliau (Dekan, red), sangatlah otoriter, apalagi dalam menanggapi aksi mahasiswa FISIP dalam menuntut transparansi pengelolaan anggaran, beliau amatlah persis dengan rezim Orde Baru, megebiri hak kebebasan berpendapat dan kebebasan dalam mengakses informasi terkait pengelolaan anggaran di FISIP", tegas Diar.

Sepanjang aksi ini digelar,antusiasme mahasiswa FISIP URsangatlah tinggi,hal ini membuktikan bahwa saat ini telah terbangun kesamaan pemikiran di kalangan mahasiswa FISIP UR dalam mengkritisi kinerja pihak Dekanat FISIP UR.

Tingginya antusiasme mahasiswa FISIP UR dalam menanggapi aksi solidaritas tersebut, dilatarbelakangi oleh keresahan dan kegerahan mahasiswa FISIP UR terhadap praktek-praktek KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme), plagiat karya ilmiah, serta pemerkosaan nilai-nilai akademis di kampus FISIP UR.

"Kampus ini diajarkan tentang nilai-nilai demokrasi, tetapi dalam penerapannya kok tidak sesuai dengan apa yang diajarkan, malah gerakan kami terkesan digembosi. Kampus ini banyak masalahnya loh, mulai dari dana kemahasiswaan yang tidak transparan sampai dengan plagiat karya ilmiah yang dilakukan oleh Dekan FISIP UR. Praktek-praktekseperti ini tentu sajatelah mencoreng kemurnian nilai-nilai akademis yang ada dikampus ini," ujar Iko Deswanda, salah satu mahasiswa FISIP UR.

Aksi Solidaritas Mahasiswa FISIP UR tersebut berakhir di depan Gerai Pendidikan FISIP UR, dan ditutup dengan orasi singkat dari salah seorang mahasiswa FISIP UR.***


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait