Tergiur Undian SMS Telkomsel, Uang Rp10,5 Juta Lenyap
Ilustrasi
Pekanbaru, Oketimes.com - Berharap untung tapi malah buntung. Mungkin itulah ungkapan yang cocok untuk menggambarkan nasib yang dialami Arief Setiawan (23) warga Jalan Pangeran Hidayat, Gang Tiga, Kelurahan Tanah Data, Kecamatan Pekanbaru Kota.
Gara-gara tergiur dengan SMS yang mengabarkan mendapat undian Telkomsel Rp75 juta, ia malah kehilangan uang Rp10,5 juta, Selasa (25/10/2016) sekitar pukul 10.00 WIB.
Penipuan ini bermula saat korban mendapatkan SMS dengan No 085288961489 yang isinya menginformasikan korban memenangkan hadiah uang tunai dari Telkomsel uang senilai Rp75 juta dan selanjutnya menghubungi nomor telepon tersebut.
Dari hasil pembicaraan, untuk meyakinkan korban, pelaku mengatakan jika nanti akan ada pihak dari Bank Indonesia akan menghubungi korban.
Tak lama kemudian, pelaku atas nama Edi Budayawan dengan No 082334855777, mengaku sebagai pihak Bank Indonesia mengatakan bahwa korban harus mengirimkan uang sebagai biaya pajak untuk mendapatkan hadiah uang tunai yang telah ditransfer oleh pihak Telkomsel ke rekening korban.
Karena percaya, korban lalu berbegas menuju ke Bank Mandiri yang ada di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan Damai untuk mengirimkan uang Rp10,5 juta yang di minta pelaku.
Setelah korban mengirimkan uang yang diminta, ipelaku mengatakan akan mentrasfer uang hadiah senilai Rp75 juta tersebut. Namun hingga uang korban terkirim, sipelaku tak pernah mengirimkan hadiah yang dijanjikannya.
Tak terima menjadi korban penipuan, Rabu (26/10/2016) sekitar pukul 10.00 WIB, Arief lalu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polresta Pekanbaru.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto Sik saat dikonfirmasi mengaku masih melakukan penyelidikan atas kasus penipuan lewat hanphone ini.
Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menghubungi kembali nomor-nomor telepon yang digunakan kawanan penipu untuk menghubungi korban.
"Kita masih mencoba melakukan penelusuran, karena penipu meninggalkan nomor telepon. Semoga kami bisa mengungkapnya," tukas Guntur. (dzs)

Komentar Via Facebook :