Gubernur Kepri Terima Gelar Datuk Sri Kelana Setia

Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Siak melakukan penabalan gelar adat kepada Dr H Nurdin Basirun, S.Sos MSi yang juga merupakan Gubernur Kepulauan Riau. Berkat adanya gelar Datuk Sri Kelana Setia itu, turut pula OK Nizami Jamil diberi gelar kehormatan sebagai Datuk Orang Kaya (OK) Sri Setia Budaya yang disaksikan Datuk Setia Amanah Drs H Syamsuar, MSi di Gedung Lembaga Adat Melayu Siak, Rabu (12/10/2016).

Siak, Oketimes.com - Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Siak melakukan penabalan gelar adat kepada Dr H Nurdin Basirun, S.Sos MSi yang juga merupakan Gubernur Kepulauan Riau.

Berkat adanya gelar Datuk Sri Kelana Setia itu, turut pula OK Nizami Jamil diberi gelar kehormatan sebagai Datuk Orang Kaya (OK) Sri Setia Budaya yang disaksikan Datuk Setia Amanah Drs H Syamsuar, MSi di Gedung Lembaga Adat Melayu Siak, Rabu (12/10/2016).

Gelar kehormatan Datuk Sri Kelana Setia itu, resmi disandang oleh Dr H Nurdin Basirun S.Sos MSi serta Datuk Orang Kaya Sri Setia Budaya H OK Nizami Jamil yang dilakukan Lembaga Adat Melayu Kabupaten Siak, Riau.

Turut hadir menjadi saksi penabalan gelar adat itu, Datuk Timbalan Setia Amanah Drs H Alfedri MSi, Ketua Lembaga Adat Melayu Kabupaten Siak, para petinggi pengurus adat Melayu Kabupaten Siak, unsur forkopimda serta tokoh masyarakat Siak.

Pada kesempatan itu, Datuk Setia Amanah Drs H Syamsuar MSi mengatakan selaku pemimpin dan Datuk Setia Amanah menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur Kepulauan Riau yang juga merupakan Datuk Sri Kelana Setia Dr H Nurdin Basirum, S.Sos MSi bersama rombongan sekaligus tahniah atas penabalan gelar yang baru saja dilaksanakan.

Berdasarkan adat resam Melayu Riau kata Syamsuar, yang tumbuh berakar didalamnya, menghormati seorang tokoh bagi masyarakat bangsa dan negara juga merupakan suatu amanah yang harus dilaksanakan.

Melalui penabalan gelar ini dia berharap kepada datuk petinggi adat melayu Riau menjadi pengayom ditengah tengah masyarakat serta menjadi tunjuk ajarnya bagi generasi muda mudi serta yang paling penting adalah menjadi benteng pelindung dan martabat marwah melayu sesuai dengan pribahasa patah tumbuh hilang berganti, tak akan melayu hilang dibumi, jelas Datuk Setia Amanah H Syamsuar yang juga merupakan Bupati Siak.

Menurut Syamsuar, keberadaan para datuk petinggi adat sangat perlu hadir ditengah masyarakat, ibarat sebuah kapal dengan nahkoda sebagai tiang yang senantiasa mengawal dan mengiring kapal tersebut sampai ketujuan. "Dapat dibayangkan, tanpa adanya para petinggi adat di negri kita ini. Yakinlah, lambat laun marwah melayu yang kita jaga akan sirna seiring perkembangan zaman," ulas Syamsuar.

Syamsuar juga menyebutkan atas nama pemimpin negri dan datuk setia amanah dari lembaga adat melayu masyarakat kabupaten Siak mengucapkan tahniah dan selamat atas penabalan gelar adat melayu yang diberikan oleh lembaga adat melayu Kabupaten Siak bersempena hari jadi Kabupaten Siak ke 17 tahun.

Ia menambhakna, semoga gelar yang melekat tersebut, kiranya bermanfaat untuk memotifasi hamba negri dan berbuat yang terbaik untuk kemajuan negri tercinta hingga marwah melayu tetap terbilang cemerlang dan terbilang dimasa yang akan datang.

Sementara itu, Datuk Sri Kelana Setia Dr H Nurdin Basirun S.Sos MSi yang juga sebagai Gubernur Kepulauan Riau menyatkan dirinya sangat bersyukur bisa hadir dan dapat merayakan ulang tahun dari 2 Kabupaten maupun Kota, yaitu Kabupaten Siak serta Kota Karimun. Dia berharap bisa bersurah terhadap seluk beluknya sebagai orang Siak.

"Ini anugrah buat saya, karna dipercaya dapat gelar penabalan adat dari Lemabaga Adat Melayu Kabupaten Siak. Saya mengucapkan terima kasih untuk Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi beserta LAM Siak yang memberikan gelar kepada saya sebagai penguata suatu nilai budaya melayu serta motivasi sebagai hamba negri mengemban suatu amanah untuk masyarakat dan selalu berbuat baik untuk negri kita cintai ini," ucapnya. (man)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait