Pedagang Protes Revitalisasi Pasar Danau Bingkuang

Aksi protes pasar Danau Bengkuang Kampar.

Bangkinang, Oketimes.com - Terkait adanya revitalisasi pembangunan pasar Danau Bingkuang yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2016 sebesar Rp 1,1 miliar menuai protes warga.

Puluhan warga yang terdiri dari pedagang dan warga yang rumahnya terkena dampak revitalisasi, Senin (19/9/16) mendatangi Kantor DPRD Kampar, guna mengadukan persoalan mereka.

Para pedagang menyebutkan rencana revitalisasi pasar Danau Bingkuang sangat berpotensi menimbulkan kerugian masyarakat. Mereka minta jika pasar direvitalisasi mesti mengacu kepada kesepakatan awal.

Yakni, pembangunan kios sebanyak 28 unit dan 7 buah rumah warga yang terkena dampak revitalisasi diganti dengan rumah layak huni (RLH), kemudian pemilik 7 rumah mendapatkan masing-masing satu kios.

Usai menerima pengaduan warga, Wakil Ketua DPRD Kampar M Faisal Kepada Wartawan mengatakan, sebenarnya pesoalan tersebut tidak sulit untuk diselesaikan. Jika pemerintah melalui Dinas Pasar dan pihak Desa melakukan revitalisasi pasar sesuai dengan rencana awal yang tengah disepakati.

"Jangan saat sosialisasi, mengatakan akan membangun kios sebanyak 28 unit dan 7 buah rumah warga yang terkena dampak revitalisasi diganti dengan rumah layak huni (RLH) dan pemilik 7 rumah memdapatkan masing-masing satu Kios. Tapi faktanya apa yang disosialisasikan kepada warga tidak sesuai," katanya.

Rencananya, pemerintah hanya membangun 14 kios dan tidak ada ganti rugi terhadap 7 buah rumah itu. "Hal ini justru membuat warga kesal dan marah," ujar Faisal.

Dia berharap, apa yang telah direncanakan semula hendaknya dapat direalisasikan dan ketika ada rumah yang terkena dampak dari revitalisasi, hendaknya dilakukan ganti rugi, sehingga warga tidak merasa dirugikan. (sy)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait