PLN Sebut Listrik Padam Akibat Ada Gangguan

Ilustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Menjawab keluhan masyarakat Kota Pekanbaru yang mengeluhkan persoalan kondisi listrik yang padam berkali-kali dalam satu hari. PLN beralasan pemadaman terjadi karena gangguan kabel bawah tanah.

"Pemadaman terjadi akibat ada gangguan kabel bawah tanah, kita mencari gangguannya, kami lakukan manuver atau pengalihan jalur suplei, maka dipadam dulu," demikian disampaikan Manager PLN Area Pekanbaru, Laode saat dihubungi melalui selulernya, Rabu (7/9/16).

Dikatakan Laode, karena adanya perbaikan kabel yang mengalami gangguan di daerah Panam tersebut, pihaknya melakukan manuver berkali-kali. Sebab, sebutnya, ketika manuver dilakukan, maka terjadi beban puncak di lokasi pengalihan yang akhirnya lokasi tersebut ikut padam juga.

"Dialihkan ke jalur suplai, maka jalur suplai mengalami pemadaman. Manuver pertama tidak lama, bisa, setelah diaktifkan juga mengalami gangguan padam lagi, setelah manuver itu waktu beban puncak sehingga tiba-tiba beban tinggi, alat pengaman di gardu itu seperti MCB listrik kita di rumah, beban melampaui akan padam. Maka kita manuver lagi, padamkan lagi. Itulah sebabnya padam berkali-kali," jelasnya .

Karena pemadaman ini murni diakibatkan ganguan jaringan, maka PLN tidak bisa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada masyarakat seperti menyampaikan pengumuman sehari sebelum padam, seperti yang sudah-sudah, pengumumam melalui media massa bahwa listrik akan padam di beberapa wilayah.

"Intinya itu bukan kesengajaan, tapi itu gangguan. Kabel bawah tanah kita mengalami gangguan, namanya kabel di bawah tanah ada sambungan-sambungan, terkupas pembungkusnya, sampai malam diperbaiki baru dioper lagi agar beban kembali ke posisi semula, makanya kejadiannya berkali-kelai. Ini tidak direncanakan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pemadaman listrik secara bergilir dan tanpa pemberitahuan masih saja terjadi di Kota Pekanbaru dan sekitarnya yang dikelola oleh PLN Area Pekanbaru. (eza)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait