Kabut Asap Riau Menebal, Belum Ada Intruksi Libur Sekolah

Gubri saat menghadiri Capacity Building Bidik Misi 2015 dengan tema menagih kiprah Pemuda untuk Indonesia di Gedung Gasing Komplek Universitas Riau pada tahun 2016 lalu.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau, DR Kamsol mengaku belum bisa mngintruksikan libur sekolah bagi sisiwa didik pasca kabut asap Riau yang saat ini semakiun menebal. Untuk memantau itu, pihaknya meminta Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota untuk terus melakukan koordinasi dengannya.

"Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait di kabupaten dan kota. Namun demikian,  jika kondisi udara memang tidak memungkinkan, Dinas Pendidikan di Kabupaten dan Kota diminta untuk segera membuat pemberitahuan tertulis kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau," katanya, Senin (29/8/16).

Ditambahkan Kamsol, jika kondisi asap sudah semakin parah maka ia akan menyampaikan itu ke Gubernur Riau dan menjelaskan kondisi di kabupaten/ kota, sesuai keterangan yang ditulis dalam surat tersebut. Jika kondisinya sudah mengkhawatirkan bisa saja instruksi untuk meliburkan sekolah dilakukan.

Dia menambahkan, langkah untuk melakukan koordinasi dengan kabupaten dan kota itu hingga saat ini terus dilakukan. Apalagi mengingat kondisi kabut asap di Riau mulai menutupi beberapa daerah di Riau.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru membeberkan data hotspot atau titik panas paling banyak berasal dari Rokan Hilir (Rohil). Setidaknya ada 100 titik yang berasal dari Kabupaten yang dipimpin Bupati Suyatno, Senin (29/08/2016).

Hal itu disampaikan Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin melalui Kepala Seksi (Kasi) Informasi, Slamet Riyadi. "Hotspot dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen di Sumatera ada 167 titik," sebutnya. (dea)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait