Terlilit Utang, IRT di Inhu Nekat Gantung Diri

Ilustrasi

Rengat, Oketimes.com - Diduga terlilit utang, Titin Ning Jat (35) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga dusun V Karang Indah desa Talang Durian Cacar Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di rumahnya, Kamis (18/8/16) malam sekira pukul 23.30 WIB.

Peristiwa bunuh diri itu diketahui saat anak korban curiga melihat kedai harian yang ditunggui korban belum keadaan tertutup hingga jelang pergantian malam pukul 23.30 WIB. Lantas anak korban menelpon ayahnya yang merupakan suami korban Almahendra Tarigan (36) yang kebteulan sedang tidak ada di rumah.

Tak lama kemudian, suami korban (Almahendra Tarigan) pun pulang ke rumah, setelah sampai di rumah langsung anak korban menyambutnya dengan mengatakan "Pak pak mamak gantung diri".

Selanjutnya suami korban, anak korban beserta kemanakan korban memotong tali dan menurunkan korban lalu membaringkan korban di atas kasur di dalam kamar.

"Pada saat diturunkan keadaan korban sedang meregang nyawa, namun tidak terselamatkan lagi dan akhirnya korban meninggal dunia," katanya.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak, Sabtu (20/8/16) membenarkan adanya peristiwa Bunuh diri dengan cara gantung diri yang terjadi di desa Talang Durian Cacar kecamatan Rakit Kulim.

"Sekitar Pukul 21.00 wib  Korban bersama ke dua anaknya sedang berada di dalam rumah beserta keponakannya Aldo Sofan, sedangkan suami korban tidak berada di rumah", terang Yarmen.

Didalam rumah, anak korban sedang menonton TV dan korban sedang tidur didalam kamar bersama anak  perempuannya.

"Sekira pukul 23.30 wib, anak korban menelpon ayahnya untuk menyuruh pulang, karena warung milik mereka belum ditutup", terangnya lagi.

Dilihat dari sekitar tubuh korban tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan, keluarga korban tidak bersedia dilakukan Ver, atas penolakan tersebut pihak kepolisian meminta kepada pihak keluarga untuk membuat Surat pernyataan tidak bersedia di Ver.

"Berdasarkan Keterangan dari Suami Korban, diduga Korban melakukan gantung diri karena korban tidak tahan atas hutang piutang atau cicilan cicilan yang begitu banyak", pungkasnya. (ari)

---------------------


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait