Tragis, Ustadz Ini Tega Pukuli Siswa Usia 10 Tahun hingga Nyaris Pingsan
Baru-baru ini di Sungai Petani, Kedah, Malaysia, terjadi pemukulan oleh seorang ustaz kepada anak didiknya yang baru berusia sepuluh tahun. Peristiwa ini menggemparkan publik setempat setelah Facebooker bernama Shadam Zain mengunggah foto-foto anak yang menjadi korban kekerasan.
Malaysia, Oketimes.com - Aksi kekerasan di dunia pendidikan yang memakai kekerasan untuk menghukum atau mendisiplinkan anak masih saja ditemukan hingga kini. Padahal, kekerasan hanyalah akan menimbulkan luka fisik dan juga luka batin yang entah kapan sembuhnya.
Baru-baru ini di Sungai Petani, Kedah, Malaysia, terjadi pemukulan oleh seorang ustaz kepada anak didiknya yang baru berusia sepuluh tahun. Peristiwa ini menggemparkan publik setempat setelah Facebooker bernama Shadam Zain mengunggah foto-foto anak yang menjadi korban kekerasan.
Tampak dalam foto itu sang anak mempunyai bilur-bilur merah di sekujur tubuhnya. Terutama di bagian tangan, punggung, perut dan leher. Anak itu dikabarkan nyaris pingsan. Tragisnya, orang yang melakukan kekerasan pada anak tersebut adalah seorang ustaz di Maahad Tahfiz yang lokasinya berada di Sungai Petani, Kedah.
Menurut Shadam, anak tersebut telah dihajar oleh seorang ustaz di sebuah asrama penddikan anak. Alasan pendidik itu menghajar, karena anak tersebut anak tersebut keluar asrama tanpa izin. Sebenarnya masih ada beberapa anak lagi yang menjadi korban kekerasan, tapi mereka diam saja.
Anak yang berusia 10 tahun tersebut, dipukuli dengan kayu sebesar ibu jari orang dewasa. Beberapa netizen marah, menganggap keterlaluan mendidik anak dengan kekerasan seperti itu. Mereka mempertanyakan, bagaimana jika korban adalah anak atau saudara sendiri.
Semnetara yang lain menganggap hal itu wajar.
Sampai sekarang, anak yang identitasnya disembunyikan itu mengalami trauma. Dia menolak untuk kembali ke sekolah.***Liputan6

Komentar Via Facebook :