Yayasan Dharma Yuda Sumbang Kemacetan Terbesar di Jalan Arengka
Kondisi kemacetan di Yayasan Sekolah Dharma Yuda di Jalan Arengka pekanbaru belum lama ini.
Pekanbaru, Oketimes.com - Upaya kepolisian menempatkan personil ditiap persimpangan pada jam-jam tertentu, sebagai upaya mengurai kemacetan dan mengurang aksi kejahatan di Kota Pekanbaru, tampaknya belum berjalan maksimal. Pasalnya, di sepanjang Arengka pada jam masuk sekolah dan pulang sekolah macet tak terelakkan, terutama di lokasi depan sekolah Dharma Yuda.
Pantauan wartawan di lapangan, untuk melalui jalang Arengka pengendara harus terkepung macet hingga berjam-jam. Jelas jika hal ini berkepanjangan membuat pengendara geram, apalagi orang tua yang menjemput anak sekolah parkir di badan jalan.
Salah seorang pengendara, Nanang (36) mengaku kesal jika melalui jalan Arengka, apalagi jalan yang dilaluinya tidak ada jalan alternatif. "Puncak kemacetan terjadi di depan sekolah Dharmayuda. Banyak waktu saya terbuang jika melewati jalan Arengka ini," keluhnya.
Untuk itu, Nanang minta kepada Pemerintah dapat mencarikan solusi bagaiman sepanjang Arengka ini tidak lagi terjadi kemacetan.
"Harusnya sekolah menyediakan lokasi parkir sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. Atau sekolah kan bisa menyediakan bus antar jemput anak sekolah dan pengendara tidak dirugikan dalam hal ini," ungkapnya.
Menyikapi kondisi kemacetan berkepanjangan di sepanjang jalan Arengka ini, Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amril SH memang memang sudah lama Dharma yuda memberi kontribusi macet di sepanjang jalan Arengka. Perlu segera diatasi agar persoalan macet ini tidak berkepanjangan terjadi.
"Kita minta Dishubkominfo turun ke lokasi yang menjadi penymbang macet terbesar di sepanjang Jalan Arengka yakni Dharma yuda. Kita minta Dishubkominfo mengkaji ulang amdal lalinnya," kata Roni.
Memang Roni mengaku hampir semua orang tua murid menjemput anaknya menggunakan kendaraan pribadi. Untuk itu perlu juga dilakukan pengecekan Sarana Ruang Parkir (SRP) ang tersedia, sehingga kemacetan tidak terjadi.
"Selain itu kita juga memberikan solusi agar sekolah menyiapkan bursa antar jemput anak sekolah, macet tidak terjadi lagi," ungkapnya singkat. (eza)

Komentar Via Facebook :