Lawatan IA96 Smansix Pekanbaru di Sumbar
Tangis Haru Sang Guru Pecah di Limapuluh Kota
Dalam rangka menunaikan amanah sekaligus wujud bakti alumni kepada mantan gurunya, Sabtu 23 Juli 2016, Ikatan Alumni 96 (IA96) Smansix Pekanbaru melawat ke Sumatera Barat. Daerah yang dituju adalah Padang Jopang, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota yang merupakan tempat tinggal mantan guru mereka, H Nursal, menjalani hari tuanya.
Limapuluh Kota, Oketimes.com - Dalam rangka menunaikan amanah sekaligus wujud bakti alumni kepada mantan gurunya, Sabtu 23 Juli 2016, Ikatan Alumni 96 (IA96) Smansix Pekanbaru melawat ke Sumatera Barat. Daerah yang dituju adalah Padang Jopang, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota yang merupakan tempat tinggal mantan guru mereka, H Nursal, menjalani hari tuanya.
Lawatan yang dipimpin langsung Ketua IA96 Smansix Pekanbaru Musli Haryandi beserta sejumlah panpel reuni ikatan alumni sekolah yang kini bernama SMAN 8 Pekanbaru tersebut, melihat langsung kondisi Nursal yang tengah menderita parkinson.
Tangis haru Nursal pecah, saat bertemu dengan para muridnya ini setelah 20 tahun tak bertemu. Walau fisiknya sudah melemah, mantan guru bahasa Inggris yang kini berusia 72 tahun, masih memiliki ingatan yang cukup kuat. Dia dengan mudah mengingat murid-muridnya, rekan sejawatnya, bahkan beberapa peristiwa penting, semasa dirinya aktif sebagai staf pengajar di sekolah favorit tersebut.
Sesekali, air mata pria yang pernah menerima Piagam Penghargaan Keolahragaan dari Bupati Kampar Jefri Noer pada 2014 itu, kembali bercucuran tatkala terkenang peristiwa masa lampau yang begitu berkesan baginya. Tidak hanya beliau, rombongan alumni pun tak kuasa menahan air mata mereka.
Saat kunjungan itu, diserahkan pula bantuan biaya perawatan senilai Rp 5 juta rupiah dan bingkisan sebagi tali kasih dari para anggota IA'96 Smansix Pekanbaru kepada beliau. Untuk pengobatan parkinson yang diidapnya, Nursal membutuhkan biaya cukup besar. Terutama untuk menebus obat-obatan yang harus dikonsumsinya.
"Kami akan terus memantau kondisi kesehatan beliau, dan akan berupaya untuk dapat membantu biaya pengobatannya dengan memanfaatkan potensi alumni Smansix 96 ini," ujar Musli Haryandi yang merupakan Kabag Keuangan Pemkab Kuantan Singingi ini.
Disebutkannya, program tali kasih alumni ini, tidak hanya untuk Nursal, namun juga akan diarahkan ke mantan guru-guru yang pernah mengajar mereka di periode tahun 1993-1996 di Smansix.
"Saat ini kami terus mengumpulkan informasi tentang kondisi guru-guru kami, termasuk para alumni yang mungkin butuh uluran tangan kami semua, sebagai wujud bahwa kami adalah satu nasib sepenanggungan," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, IA96 Smansix Pekanbaru ini dibentuk dan dikukuhkan pada 9 Juli lalu, dalam acara reuni 20 tahun yang digelar di SMAN 8, Jalan Abdul Muis Pekanbaru. Dalam acara tersebut, mantan kepala sekolah, Hasan Masri mendukung terbentuknya organisasi ini dan meminta agar alumni tidak melupakan para guru yang telah berjasa mendidik mereka, serta membangun kekompakan antar sesama alumni.***rls.

Komentar Via Facebook :