Kementerian PP-PA Bersama BPPPAKB Riau Sosialisasikan Program Three Ends
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) bekerjasama dengan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPAKB) Riau menggelar kegiatan Advokasi dan sosialisasi perlindungan perempuan (PP) dan perlindungan anak (PA) bagi lembaga profesi dan dunia usaha, di hotel berbintang Pekanbaru, Kamis (21/7/2016).
Pekanbaru, Oketimes.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) bekerjasama dengan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPAKB) Riau menggelar kegiatan Advokasi dan sosialisasi perlindungan perempuan (PP) dan perlindungan anak (PA) bagi lembaga profesi dan dunia usaha, di hotel berbintang Pekanbaru, Kamis (21/7/2016).
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Deputi urusan gender dalam pendidikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) Muhammad Ihsan.
Dalam pemaparanya Ihsan mengatakan, tahun 2016 Kementerian PP-PA telah melaunching atau mencanangkan tiga program unggulan yaitu Program ‘Three Ends’ yang merupakan sebuah program unggulan Kementerian PP-PA kepada Lembaga Masyarakat, dunia usaha dan media massa serta stakeholder lainya.
"Di tahun 2016, Kementerian PP-PA memiliki tiga program unggulan yang disebut sebagai ‘three ends’, yaitu end violence against women and children (akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak), end human trafficking (akhiri perdagangan manusia), dan end barriers to economic justice (akhiri kesenjangan ekonomi)," kata Muhammad Ihsan.
"Program ini untuk menggugah kesadaran masyarakat agar bersinergi dengan lembaga atau organisasi di masyarakat dan diharapkan dapat menjadi arah bagi KPPA dan para pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah dalam melaksanakan urusan PP dan PA," katanya lagi.
Dia berharap, kegiatan Advokasi dan sosialisasi PP-PA bagi lembaga profesi dan dunia usaha dapat membangun koordinasi yang kuat antar pelaku pembangunan, menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi pembangunan khususnya urusan PP dan PA dalam mengatasi permasalahan di Riau sampai pada tingkat kabupaten hingga desa.
Kegiatan Advokasi dan sosialisasi perlindungan perempuan (PP) dan perlindungan anak (PA) bagi lembaga profesi dan dunia usaha dibuka oleh Kepala bidang KB, Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Riau Ir Asniati.
Asniati mewakili Kepala Badan PPPAKB Provinsi Riau Hj Tengku Hidayati Efiza, berharap dengan adanya kegiatan apa yang menjadi tujuan pemerintah pusat dan daerah dapat terwujud yaitu dengan meningkatkan sensitifitas berbagai pihak khususnya elemen masyarakat dari dunia usaha, media maupun Akademisi, dan lembaga swadaya masyarakat dalam melakukan komunikasi dan pengembangan jejaring dengan masyarakat dan dunia usaha.
"Semoga dengan diselenggarkannya kegiatan ini, lembaga layanan dapat melakukan layanan prima penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujar Asniati.
Hadir pada acara tersebut, diantaranya Asosiasi dosen Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan perawat nasional Indonesia, Ikatan Guru Indonesia, Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia, Himpunan Psikolog Indonesia, Persatuan Perawat Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia.
Kemudian perwakilan dari Media massa, Kadin, IWAPI, PRBF, BKOW, Dekranasda, Akdemisi dan organsasi keagamaan diantaranya, MUI, BKMT, Pusat Study Wanita, Fatayat NU, Aisyiah, PKK, Dharma Wanita, dan Dharma Pertiwi.***hms/red.

Komentar Via Facebook :