PT MIG Belum Tuntas Angkut Sampah, DKP Pekanbaru Siap Ambil Alih

Ilustrasi

Pekanbaru, oketimes.com - Hingga saat ini, penanganannya sampah di Kota Pekanbaru belum tampak membuahkan hasil. Karena sejak aksi mogok kerja yang dilakukan pihak pekerja PT Multi Inti Guna (MIG) ini, tumpukan sampah masih ada di setiap ruas jalan kota Pekanbaru.

Terkait hal ini, dikonfirmasi kepada Kepala DKP Pekanbaru, Edwin S, mengatakan, pihaknya menunggu komitmen PT MIG, dalam hal menuntaskan permasalahan sampah yang terjadi. Dimana diberikan deadline hingga hari Sabtu (11/6/2016) pekan ini. Tentu dengan harapan segera teratasi masalah sampah.

"Untuk deadline dari penanganan sampah itukan berakhir pada hari Sabtu (11/6). Kalau masalah tumpukan sampah diakui telah mulai berkurang, namun belum maksimal penanganannya. Saat ini deadline diberikan Pemko pada PT MIG, hingga hari Sabtu," ungkap Edwin S, Jumat (10/6/2016).

Karena, berdasar perjanjian kerjasama, PT MIG diwajib menyelesaikan seluruh tumpukan sampah. Tetapi pada kenyataanya sampah masih banyak ditemui di setiap ruas jalan protokol Kota Pekanbaru. Jikalau, tidak tertangani maka sesuai perjanjian, maka secara otomatis kontrak tersebut diputus.

"Tetapi semua tergantung darinya Pak Walikota Pekanbaru. Seperti apa keputusan tersebut, mari kita tunggu saja nanti," ungkap Edwin S.

Masih menurut Edwin, saat ini nasib dari PT MIG dalam hal mengelola sampah sudah berada diujung tanduk. Sebab, waktu mereka sangat sempit.

Disinggung, kemungkinan akan kembali ditangani pihak DKP Kota Pekanbaru? Dikatakan oleh Edwin, jika benar kontrak dengan PT MIG diputus, DKP tentu akan siap untuk kembali menangani sampah perkotaan. Saat ini sebutnya, sudah ada 35 tim yang standby dan siap menunggu perintah tugas.

"Kita siap menangani masalah sampah di Kota Pekanbaru, kalau memang kontrak PT MIG diputus.‎ Untuk itu, DKP menyiapkan 50 armada dengan 35 tim yang sudah ready pengangkutan sampah dari kota ke TPA. Artinya ini mau tidak mau kita harus siap. Tim, siap bekerja 24 jam," tutup Edwin S. (dar)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait