Guru Pedalaman Talang Mamak Inhu Terima Penghargaan dari Kemendikbud

Syafarudin alias pak Tatung (53) yang sudah mengabdikan dirinya sebagai guru pengajar anak epdalaman suku Talang Mamak pedlaman sekitar 15 tahun, mendapat perhatian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia.

Rengat, OKETIMES.COM - Syafarudin alias pak Tatung (53) yang sudah mengabdikan dirinya sebagai guru pengajar anak suku Talang Mamak pedlaman sekitar 15 tahun, mendapat perhatian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia.

Warga Desa Rantau Langsat Kecamatang Batang Gansal ini, rela meninggalkan anak istri untuk mengajar anak-anak yang jauh dari keramaian kota, dimana untuk mencapai lokasi sekolahnya butuh waktu satu hari satu malam.

Lokasi sekolah tempat pak Tatung mengajar berada di Dusun Sadan Kabupaten Indragiri Hulu (inhu) Riau, daerah yang hanya dapat dicapai melalui akses jalur sungai.

Hal itu pula yang menjadi dasar bagi Mendikbud untuk memberikan penghargaan kepada guru yang tidak tamat Dekolah Dasar (SD) tersebut.

"Penghargaan yang diterima pak Tatung adalah berkat jasanya yang telah ikut serta mencerdaskan anak bangsa di daerah sulit dan terpencil," ujar Kadisdik Inhu H Ujang Sudrajat SP Msi melalui Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Abdurrahman Spd kemarin lusa.

Disebutkannya, penyerahan penghargaan itu diberikan langsung oleh Mendikbud kepada pak Tatung di Jakarta pada Ahad (29/5/2016), dia turut diundang tanpi dalam hal ini hanya sebagai pendampingi saja.

"Pak Tatung tercatat sebagai guru di daerah itu sejak beberapa waktu lalu, namun karena yang bersangkutan  tidak memiliki ijazah, pihaknya juga kesulitan untuk mengangkatnya sebagai guru bantu," terangnya lagi.

Pemkab Inhu dalam hal ini hanya dapat memberikan uang transportasi, namun kedepannya tetap akan diupayakan dan dicarikan solusinya.

Sementara itu pak Tatung ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui bagaimana prosesnya hingga dirinya bisa menerima penghargaan tersebut.

"Awal mula dirinya mengajar anak suku Talang Mamak adalah dikarenakan dirinya melihat pendidikan anak-anak tersebut sangat jauh ketinggalan," ujarnya.

Hal ini dilihatnya sendiri ketika warga suku Talang Mamak saat berbelanja dipasar, dan pada tahun 2001 dirinya mulai mengajari yang diawali dari rumah kerumah, pungkasnya. (ali)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait