Kunjungi Rumah Pacar, Mahasiswi Nyaris diperkosa OTK

Ilustrasi

Pekanbaru, OKETIMES.COM - Seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Kota Pekanbaru, EN (19) nyaris menjadi korban pemerkosaan Orang Tak Dikenal (OTK) saat berada di rumah pacarnya Dn (21) di Jalan Gabus Ujung RT 03 RW 07 Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Selasa (10/5/2016) kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB.

Beruntung, aksi nekad pelaku dipergoki sang pacar, sehingga pelaku berhasil kabur melarikan diri dengan meninggalkan celana dalamnya. Korban pun dengan didampingi sang pacar langsung melaporkan peristiwa tersebut Polresta Pekanbaru guna proses selanjutnya.

Informasi yang dihimpun di kepolisian, Kamis (12/5/2016) menyebutkan, peristiwa pencabulan itu berawal saat korban EN pergi berkunjung ke rumah Dn pacarnya. Setibanya di rumah sang pacar, EN di suruh menunggu sebentar, karena DN pergi sebentar mengantar E temanya untuk keperluan sesuatu.

Ketika korban berada sendirian di rumah, seorang pria tak dikenal datang sambil berpura-pura menanyakan pemilik rumah. Saat itu En berkata, jika pemilik rumah sedang keluar pergi mengantarkan temannya, pria tersebut lalu pergi.

Mengetahui pemilik rumah tidak berada ditempat, tiba-tiba pelaku masuk ke dalam rumah dan menutup pintu rumah dari dalam, sambil langsung menarik tangan korban menuju ke kamar yang ada di rumah tersebut.

Didalam kamar, pelaku lalu mencekik leher dan menutup wajah EN menggunakan bantal. Mengetahui akan diperkosa, korban pun mencoba merontak dan melakukan perlawanan, namun usaha korban tak membuahkan hasil. Pelaku berhasil melorotkan celana korban dan kemudian mencoba memasukkan kemaluannya ke dalam alat kelamin korban.

Beruntung, aksi bejat pelaku dapat digagalkan, disaat bersamaan sang pacar kembali ke rumahnya. Pelaku pun langsung kabur melarikan diri dengan meninggalkan celana dalamnya.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto Sik yang dikonfirmasi terkait laporan tersebut, membenarkan adanya laporan percobaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi berinisial EN tersebut.

"Laporannya sudah kami terima dan kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan menangkapnya," tegas Bimo. (dabot) 


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait