Drainase Tersumbat Proyek Semenisasi, Rendam Rumah Warga Sumbersari

Rumah warga Simpang Puskesmas Kelurahan Tanjung Rhu yang digenangi banjir akibat sumbatan proyek semenisasi di drainase warga tersebut.

Pekanbaru, Oketimes.com - Hujan deras yang mengguyur kota Pekanbaru Minggu di nihari (17/4) hingga pagi, menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan. Bahkan akibat curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan rumah Abubakar (41), warga Simpang Puskesmas Sumbersari Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh terendam setinggi 10 cm.

"Drainase yang dibangun depan rumah kami ini tak kunjung membawa perbaikan. Setiap kali hujan rumah kami terus direndam banjir, sama ketika sebelum dibangun. Kami sudah berkali-kali menyampaikan ini ke RT dan RW, namun tak ditanggapi," keluh Abubakar seraya menunjuk drainase depan rumahnya yang dibangun Pemko setahun lalu.

Ia mengaku sekitar pukul 3.00 WIB dinihari terkejut melihat lantai rumahnya sudah di genangi banjir. Ia pun langsung membangunkan isteri bersama ketiga anaknya. Mereka pun hanya bisa pasrah melihat perabotan rumahnya terapung di dalam rumah akibat genangan air.

"Semua perabotan rumah rusak bang. Ini karena debir air yang cukup tinggi. Polongan drainase  yang tercor proyek semenisasi yang ngerjakan drainase kemarin, sehingga air melimpah ke dalam rumah, ujar isteri Abubakar, Syarifah Juriati (39) sambil meneteskan air mata.

Keluarga tergolong miskin ini mengaku, kondisi banjir yang terus menggenangi rumahnya disaat hujan turun, sudah lama berlangsung namun tak kunjung mendapat perhatian.

"Waktu kami sampaikan ke pak Lurah, beliau bilang nanti akan mengerahkan pasukan kuning. Ini bukan masalah pasukan kuning, melainkan karena polongan (saluran) drainase tersumbat akibat dicor sama pekerja drainase kemarin," ucap Syarifah.

Sementara itu, berdasarkan pantauan awak media ini di kediaman Abubakar, dinding rumah kayu yang sudah terlihat lapuk tersebut terlihat basah akibat genangan banjir. Sejumlah perabot rumah tangga yang masih terpakai dipindah ke tempat tidur guna menghindari kerusakan yang kian parah. (fin)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait