Plt Gubri Pantau Pelaksanaan UN SMA 2016
Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman didampingi kepala sekolah SMA Negeei12, Juniarti pada saat memantau pelaksanaan UN di SMAN12 Pekanbaru, Senin (4/4/16).
Pekanbaru, Oketimes.com - Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA 2016, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman memantau pelaksanaan UN di SMAN 12 di jalan Garuda Sakti dan SMK Negeri 4 di jalan Purwodadi Pekanbaru, Senin (4/4/16).
Saat memantau pelaksanaan UN, bersama Ketua Ombudsmen RI perwakilan Riau Ahmad Fikri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau Kamsol, Plt Gubri hanya memantau dari luar ruangan tempat pelaksanaan UN, dan melalui Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di ruangan pengawas ujian.
"Karena takut mengganggu konsentrasi siswa-siswi yang menghadapi UAN, saya hanya melihat dari jendela kelas. Siswa siswi yang melaksankan UN semuanya konsentrasi," ujar Arsyadjuliandi Rachman.
Saat diwawancarai awak media, Plt Gubri mengatakan pelaksanaan UN di SMA Negeri 12 dan SMK Negeri 4 berjalan lancar. Pelaksanaan UN di SMA Negeri 12 masih manual menggunakan kertas atau Paper Best Test (PBT), diikuti 306 siswa-siswi, dengan menggunakan16 ruang kelas.
"Di SMA Negeri 12 pelaksanaan UN pelaksanaannya bagus, persiapanya berjalan lancar dan aman, mudah mudahan tetap seperti itu. Tadi saya tanyakan kepada petugasnya, semua kelengkapannya sudah siap," ujar Plt Gubri.
"Di SMK Negeri (SMKN) 4 Kelengkapan ujian soal juga sudah lengkap, ada 5 kelas yang digunakan dan diikuti 266 peserta UN dengan menggunakan sistim CBT (Computer Based Test)," ujarnya lagi.
Pelaksanaan UN di SMKN 4 disediakan 100 komputer untuk Ujian Nasional berbasis komputer (UNBK/Computer Based Test).100 komputer yang disediakan, 25 diantaranya bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sisanya 75 unit komputer lagi berasal dari sekolah.
Plt Gubernur Riau berharap kepada siswa-siswi yang mengikuti UN agar berdoa dan betul-betul serius, fokus, tidak liat kiri kanan. Insya Allah dapat berhasil.
"Saya harap siswa-siswi berprilaku jujur saat mengisi jawaban ujian. Nilai atau skor yang diterima benar-benar hasil kemampuan sendiri, bukan dari orang lain," ujar pria yang biasa disapa dengan Andi Rachman tersebut.
Diingatkannya, agar para siswa mempersiapkan mental dan istirahat yang cukup agar fisik bisa fit menghadapi ujian.
"Kepada siswa-siswi yang sedang menghadapi UN kami ingatkan kembali agar memepersiapkan mental untuk ujian dan menjaga kondisi badan," ujarnya.
Ketua Ombudsmen RI perwakilan Riau Ahmad Fikri, memberikan apresiasi yang sudah dilakukan Plt Gubri karena bisa mematuhi prosedur, pedoman dalam mematuhi standar dalam pelaksanaan UN, karena selain pengawas UN tidak ada yang diizinkan memasuki ruangan ujian, katanya.
"Kami memantau pengawasan tanpa masuk ke ruang kelas. Yang telah dilakukan Plt Gubri sudah dalam prosedur. Kami ucapkan terima kasih kepada Plt Gubri karena telah mengajak ombusmen dalam proses pemantauan pelaksanaan UN di Pekanbaru," kata Ahmad Fikri.
Peserta UN SMA di tahun ini di Provinsi Riau total berjumlah 80.358 orang, baik itu SMA, SMK, MA, SMALB, dan paket C. Sementara jumlah sekolah yang mengikuti UNBK/CBT berjumlah 57 sekolah. Terdiri dari 17 SMA dengan peserta 3.615 siswa dan 40 SMK dengan 9.180 siswa.
Dalam kesempatan ini Plt Gubri juga mengingatkan kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar betul-betul memperhatikan proses pelaksanaan UN. "PLN sudah berusaha maksimal dan saya akan ingatkan terus agar pelaksanaan UN juga menjadi perhatiannya," kata Plt Gubri.
"PLN harus tanggap kalau perlu mereka harus standby sampai proses Ujian Nasional selesai," katanya lagi. (hms/red).

Komentar Via Facebook :