Jelang UAS, SDN 116 dengan 132 Pekanbaru Gelar Try Out
Ilustrasi
Pekanbaru, Oketimes.com – Menjelang dilaksanakannya Ujian Akhir Sekolah (UAS) SD pada bulan Mei mendatang, SD 116 Jalan Singgalang dan SD 132 Tenayan Raya menggelar kegiatan Try Out (TO). Tujuannya, guna melatih para siswa dalam menghadapi UAS tersebut.
Hal ini disampaikan Kepala SD Negeri 116, Zulkifli Hasibuan SPd dan Kepala SD Negeri 132 Tenayan Raya, Jamaris SPd saat dikonfirmasi terpisah, Senin (21/3/16). Adapun bidang study TO selama 3 hari tersebut (Senin s/d Rabu 23/3/16_red) yakni, Matematika, Bahasa Indonesia dan IPS.
Zulkifli mengatakan, di sekolah yang dia pimpin tahun 2016 ini, ada 75 siswa yang ikut TO. "Pada TO ini sama seperti UAS, waktunya juga dibatasi. 1 ruang kelas hanya diisi 20 siswa. Nanti saat pelaksanaan UAS sakit pun tetap harus ikut. Terkecuali ada hal yang tak bisa dihindarkan. Dan itupun harus tetap ikut ujian susulan," ujarnya.
Pernyataan senada juga disampaikan Kepala SD Negeri 132 Tenayan Raya, Jamaris. Ia mengungkapkan sebanyak 117 siswa didiknya ikut TO tahun ini.
Saat pelaksanaan UAS nanti, guru yang mengawasi dilakukan secara silang. Artinya, guru yang mengawas berasal dari sekolah lain. Untuk itu, sambung Jamaris pihaknya berharap menjelang dilaksanakannya UAS siswanya diminta belajar sungguh-sungguh.
Sementara itu ditengah monitoring yang dilakukan pengawas UPTD Tenayan Raya di SD Negeri 116, Wadinur SPd, menilai pelaksanaan TO berjalan baik. Hanya saja ia sangat menyesalkan karena biaya untuk pelaksanaan TO ditanggung sendiri oleh pihak sekolah.
"Seharusnya untuk pelaksanaan TO ini dianggarkan oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Bukan malah membebani sekolah. Ini sangat saya sesalkan. Pasalnya, kota Madani sebagaimana disebutkan Walikota Pekanbaru, sangat tidak sejalan dengan pelaksanaan di lapangan, yang salah satunya adalah pendidikan," ujarnya.
Menurut Wadinur, terlepas dari adanya rasionalisasi anggaran tahun ini, biaya untuk pelaksanaan TO harus menjadi prioritas.
"Palingan alokasi anggaran untuk pelaksanaan TO SD di Pekanbaru sekitar Rp 1 miliar. Kalau pemerintah tak sanggup, biar saya danai," ujar Wadinur dengan suara tinggi. (fin-bego)

Komentar Via Facebook :