Jumat-Sabtu-Minggu, Jadi Trend Ideal Bagi Pelaku Karlahut di Riau
Foto Inset: Pengambilan gambar oleh tim Satgas Karlahut Riau, dari beberapa kejadian kebakaran hutan dan lahan di Riau, selama beberapa akhir pekan ini.
Pekanbaru, Oketimes.com - Trend bencana Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Riau, Komandan Lanud (Danlanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsama TNI Henri Alfiandi memerintahkan agar setiap pesawat tempur yang selesai latihan dalam perjalanan menuju pulang melaksanakan Patroli Karlahut di provinsi Riau.
Hal ini dikatakan Marsama TNI Henri Alfiandi pada saat rapat evaluasi Tim Satgas Siaga Darurat kebakaran lahan dan Hutan, di Posko Satgas Karlahut Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Jumat (18/3/2016).
Dalam pemaparanya Danlanud mengatakan terjadinya karlahut di Riau trendnya pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.
"Dari data hotspot dan dari hasil analisa yang kami lihat langsung, jelas ada peningkatan yang tinggi pada hari tersebut," katanya.
"Semua bisa terlihat, pesawat tempur menditeksi dengan detail dimana koordinat lokasi karlahut, dan pasti akan ketahuan dimana tempatnya dan lahan siapa saja yang terbakar, semua ini kami rekam," katanya lagi.
Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsama TNI Henri Alfiandi menjelaskan Lanud Roesmin Nurjadin akan memiliki Helikopter Puma dan setiap hari Sabtu dan Minggu Helikopter ini akan disiagakan di kota Dumai.
Helikopter Puma yang akan segera datang ke Lanud Roesmin Nurjadin ini untuk digunakan melakukan Patroli kebakaran lahan dan hutan, bila ada titik koordinat dan laporan lokasi karlahut dari Dandim setempat, Helikopter diterbangkan dan akan menangkap para pelakunya dibawa ke kota Dumai untuk diintrogasi Polisi.
"Kalau musim kemarau datang masih ada pembakaran lahan dan hutan, saya akan akurasi titik koordinat, Dandim akan melakukan koordianasi memberikan lokasi alamatnya. Saya akan jemput Lurahnya lalu diserahkan ke Polisi untuk proses intrograsi", kata Danlanud.
Siap-siap untuk para Lurah yang ada di lokasi tersebut. Dandim dengan segera akan memberikan alamat kantor dan alamat rumah Lurahnya kepada kami. Saya akan turunkan Helikopter untuk menangkapnya lalu dibawa ke kota Dumai, dan tidak akan saya antar pulang kembali ke tempat asalnya.
Menurut Danlanud hal ini dilakukannya untuk memberikan efek jera kepada pelaku pembakaran lahan dan hutan serta para Lurah yang sengajs lalai menjaga daerahnya.
"Kami mohon izin kepada Wartawan, LSM, dan seluruh masyarakat bantulah kami dalam upaya pencegahan penanggulangan Karlahut di provinsi Riau ini, mari kita jaga bersama-sama agar pencegahan karlahut dapat maksimal," ujar Hari.
Hari Alfiandi menambahkan Kebudayaan membakar adalah kebudayaan yang primitive, menurutnya jaman saat ini sudah modern harusnya sampah dikumpul dijadikan kompos.
Komplek TNI Lanud Roesmin Nurjadin sampai saat ini tak ada bakar membakar sampah, Danlanud memerintahkan agar sampah dilingkunganya dikumpul.
"Mengumpulkan sampah sengaja kami lakukan, agar kami bisa memulai lebih dulu lingkungan kami. Kebudayaan membakar adalah kebudayaan yang primitive, mohon maaf kalau saya bicara kasar, kalau dalam istilah bahasa jawanya primitive iti ndeso," kata Danlanud diiringi gelak tawa para tamu undangan yang hadir.
Rapat evalualasi Siaga Darurat Karlahut provinsi Riau dipimpin Komandan Korem (Danrem) 031/WB Brigjen TNI Nurendi yang juga menjabat sebagai Komandan Satgas Siaga Darurat Karlahut Riau rapat dihadiri, Kasi OPS Korem 023/Sibolga, Mayor Infantri Simbolon, Kasi OPS Korem 022 Pantai Timur Letan Kolonel Infantri Fahmi, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, Kepala BMKG Riau Sugarin dan para tamu undangan lainya. (rls-hms/red)

Komentar Via Facebook :