Pusat Yakin Riau Bisa Cegah Karlahut di Riau
Ilustrasi, Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau.
Pekanbaru, Oketimes.com - Pemerintah pusat melalui Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Meneg LHK) tidak berhenti-hentinya selalu membantu memberikan fasilitas serta dorongan secara bersama-sama dengan cara vertikal di daerah.
Hal ini dikatakan oleh Sekditjen Penegakan Hukum Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemeneg LHK) Kemal Amas di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Rabu (16/3/2016) sesuai acara Apel Pencegahan dan Penindakan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) serta launching personil patroli pencegahan terpadu dan terukur di Provinsi Riau 2016.
"Membantu memberikan fasilitas serta doronganjuga merupakan kewajiban pemerintah pusat. Ini forum yang horizontal, dengan ada penguatan di daerah saya yakin dapat memecahkan masalah Karlahut di Riau, ujar Kenal Amas.
Kemal Amas mengungkapkan sudah 18 tahun provinsi Riau selalu mendapat predikat Kebakaran Lahan dan Hutan, saat ini tahun ke-19, "Saya yakin tahun ini Riau dapat mengalahkanya agar kejadian seperti 18 tahun lalu tidak terjadi lagi", ujarnya.
"Tahun 2015 menurut bu menteri LHK (Siti Nurbaya) angka hot spot di Riau tidak banyak, dibandingkan dengan provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, tapi karena posisi arah angin mengarah ke Riau berakibat asap datang dibawa angin ke Riau", katanya lagi.
Apel Pencegahan dan Penindakan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) diikuti 1.051 pasukan/personil gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, Polisi Kehutanan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (Polhut BBKSDA) dan BPBD.
Dipimpin Komandan Korem (Danrem) 031/WB Brigjend TNI Nurendi yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan Provinsi Riau.
Hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat pemprov Riau Ahmadsyah Harrofie, Kapolda Riau, Kajati Riau, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kepala Pengadilan Tinggi Riau, Kepala BMKG Riau, Kepala BPBD Riau, Kepala BBKSDA Riau, Wakil Wali Kota Pekanbaru dan Kota Dumai. (hms/red)

Komentar Via Facebook :