BPBD Sebut Pemerintah Tidak Sedang Bermain Tangani Karlahut di Riau

Edwar Sanger, Kepala BPBD Riau.

Pekanbaru, oketimes.com - Bencana kabut asap yang selama 18 tahun melanda provinsi Riau, bukti nyata kurang seriusnya pemerintah menanganinya musibah kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). Protes demi protes terhadap hal ini terus dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat peduli lingkungan.

Menanggapi hal ini, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan tidak benar jikalau pemerintah kurang serius menangani Karlahut. Ini dapat dibuktikan dengan tim yang berjibaku melawan ganasnya bencana karlahut yang terjadi di beberapa daerah kabupaten/ kota.

"Siapa yang bilang pemerintah tidak serius menangani Karlahut? Coba lihat sendiri, penanganan tim di lapangan yang berjibaku dengan Karlahut. Bahkan, sudah ada bantuan dari pemerintah pusat (BNPB,red). Apa ini tidak serius?," Sebut Edwar.

Namun tambahnya, terjadi Karlahut di Riau hanya dikarena kurangnya kesadaran pemilik lahan di dalam menjaga kawasan mereka. Maka bagi lahan-lahan yang terbakar ini didata dan dilakukan evaluasi. Hal ini sesuai arahanya dari Plt Gubri, dengan tujuannya memberi sanksi.

Masih menurut Edwar Sanger, keseriusan pemerintah menangani Karlahut yang terjadi di beberapa kabupaten/ kota di Riau menemui beberapa kendala seperti luas wilayah dan lokasi yang dijangkau memakan waktu, bahkan terkadang tidak ada jalan menuju lokasi bencana.

"Ini bukti, pemerintah tidak main-main didalam mengatasi Karlahut. Untuk hal itu, pemerintah sepakat dengan beberapa dinas atau pun instansi terkait mengatasi Karlahut ini," tukasnya. (dar)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait