Wako Pekanbaru Imbau Warga Bentengi Anak dari LGBT
Ayat Cahyadi, SSi Wakil Walikota Pekanbaru.
Pekanbaru, Oketimes.com - Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi SSi mengimbau orang tua untuk membentengi anak sedari dini dari perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Karena perilaku demikian sangat bertentangan dengan ajaran agama dan budaya bangsa.
"Untuk menghindari perilaku tersebut, diminta kepada orang tua agar mendampingi anak. Selalu bersama-sama dengan mereka, sehingga ketika ia bertanya mengenai LGBT, jelaskan dengan cara yang mudah dipahami," ujar Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, S.Si kepada sejumlah awak media, Kamis (25/2/16).
Yang paling penting lagi kata Wako, orang tua harus membentengi anak dan generasi muda dari pengaruh siaran tv yang berbau LGBT yang propagandanya sangat luar bisa menggunakan budaya asing.
Menurut Ayat, Pemko Pekanbaru tidak dalam posisi untuk mendiskriminasi setiap orang yang tergolong dalam LGBT. Namun setiap prilaku LGBT justru harus di rangkul, kemudian disembuhkan dengan metode konseling oleh psikolog dan konselor.
Sesuai dengan petunjuk ahli, antara lain, Psikolog anak RS Awal Bros, Miftahul Hayati. Solusi agar terhindar dan terjerumus ke LGBT, "Orang tua harus memberikan perlindungan dari umur dua hingga empat tahun, tukas Ayat Cahyadi.
Sebab pada masa umur tersebut katanya, orang tua harus mulai mengajarkan tentang pengendalian diri (self-control), misalkan dengan metode training toilet, pelatihan toilet ini dimaksudkan, agar anak belajar untuk mengendalikan tubuhnya seperti ketika buang air besar, sehingga juga mengembangkan kontrol tubuh menyebabkan sebuah kemandirian pada anak.
Selanjutnya, ia menjelaskan peran orang tua untuk membentuk karakter anak seperti menghindari kekerasan psikis dan psikologis yang terjadi di keluarga karena itu bisa menyebabkan anak membenci karakter ayah sebagai laki-laki atau pun ibu sebagai perempuan.
Peran keluarga, lingkungan dan pendisikan pendidikan merupakan kunci utama agar anak dapat membantengi diri terhadap perilaku menyimpang, pungkasnya. (jsn)

Komentar Via Facebook :