Warga Rengat Temukan Senpi Rakitan dugaan Milik Pelaku Rampok Pedagang Emas
Sebuah senjata api rakitan jenis revolver ditemukan warga disamping rumah Zul Kodri alias Kodri warga Jalan Raya Dusun Redang RT 08 RW 04 Ds Sri Teluk Ds Redang, Kabupaten Inhu, Minggu (21/2/16).
Inhu, Oketimes.com - Zulkarnain (36), seorang karyawan PT Teso warga Jalan Raya Pekan Heran-Redang, Dusun Pekan Heran, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Minggu (21/2/2016) siang, sekitar pukul 13.00 WIB, menemukan sebuah senjata api rakitan jenis Revolver disamping rumah Zul Kodri alias Kodri warga Jalan Raya Dusun Redang RT 08 RW 04 Ds Sri Teluk Ds Redang, Kabupaten Inhu.
Diduga senjata api tersebut, merupakan senjata api yang dipakai oleh pelaku rampok terhadap korban pedagang emas keliling, yang sebelumnya telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku Ahmad Nafiah pada Kamis (18/2/2016) di rumah tempat senjata api ditemukan.
"Senjata api itu ditemukan terbungkus dalam kantong plastik warna hitam, dibawah tumpukan ranting dan pelepah pohon pinang di samping kiri rumah Zul Kodri," tutur Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Senin (22/2/2016) siang.
Guntur mengatakan, sejata api berikut dua butir peluru aktif itu ditemukan Zulkarnain bersama warga lainnya Hasbi dan Rafik saat melakukan pencarian disamping rumah Zul Kodri. Karena sebelumnya gabungan personil Polres Inhu dan anggota Polsek Cenaku telah melakukan penggeledahan dirumah tersebut.
"Ketika dibuka, Zulkarnain, Hasbi dan Rafik menemukan senjata api rakitan jenis Revolver berikut dua butir peluru pindad kaliber 5,55 mm yang terbungkus baju anak berwarna pink," ungkap Guntur.
Kaget, sambung Guntur, ketiga warga tersebut langsung menghubungi personil Polres Inhu untuk melaporkan temuan senjata api tersebut. Polisi yang mendapat laporan prihal senjata api itu langsung bergerak ke lokasi kejadian.
"Saat ini senjata api itu telah diamankan oleh Polsek Kuala Cenaku. KIta juga akan mendalami asal-muasal senjata api yang diduga dipakai sewaktu merampok pedagang emas keliling," tukas Guntur. (dabot)

Komentar Via Facebook :