Pemprov Riau Sediakan 1.640 Beasiswa S1
Ilustrasi
Pekanbaru, Oketimes.com - Kendati tahun 2015 lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Riau, tidak sempat mencairkan anggaran Beasiswa untuk mahasiswa Strata 1 (S1), karena waktu yang tidak memungkinkan. Namun saat ini pihaknya tengah menyiapkan pencairan 1.640 untuk pengajuan proposal tahun 2015 lalu.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Kesra Riau, Oyong Ezzedin kepada wartawan. Dikakannya, pihaknya segera mencairkan dana sekitar Rp5,7 miliar untuk beasiswa mahasiswa kurang mampu pengajuan tahun 2015 lalu.
"Kita tinggal menunggu persetujuan dari Plt Sekdaprov Riau, setelah itu barulah akan diumumkan secara resmi. Kuotanya kurang lebih 1.640 mahasiswa S1," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/2/16).
Masih katanya, dari 5.000 lebih proposal yang masuk pada APBD Perubahan 2015, setidaknya ada 1.640 mahasiswa S1 kurang mampu yang akan menerima Bansos beasiswa di APBD Murni 2016.
"Saya berharap agar mahasiswa yang telah mengajukan proposal beasiswa bersabar. Kalau telah mendapat persetujuan Plt Sekdaprov Riau, kita akan mengumumkan di Webside resmi Pemprov Riau, dan media-media yang ada di Riau," tuturnya.
Diceritakan Oyong, karena adanya penundaan penyaluran Bansos pada APBD Perubahan 2015, lalu pihaknya menganggarkan kembali di APBD 2016. Penundaan itu, karena keterbatasan waktu di APBD Perubahan. Makanya dianggarkan di APBD Murni 2016.
"Nah, sekarang ini kita sedang persiapan pencairannya. Untuk pagunya satu orang mahasiswa masing-masing mendapat Rp3,5 juta, yang akan disalurkan melalui rekening. Dan pembayarannya di BPKAD melalui Bank Riau Kepri," terangnya.
Nantinya, bagi mahasiswa yang namanya telah menerima beasiswa dianjurkan registrasi kembali untuk melengkapi persyaratan administrasi. Karena mekanisme pengumumannya, dan pihaknya akan membuat daftar mahasiswa penerima saat pengumuman.
"Karena penerimaannya melalui rekening, dipastikan tidak ada pungutan atau beban pajak bagi penerima sepeser pun. Mungkin dalam waktu dekat ini kita umumkan, karena tinggal tunggu persetujuan saja," tutupnya. (dea)

Komentar Via Facebook :