Plt Gubri Curhat Soal Rasionalisasi APBD 2016 ke Kemendagri
Plt Gubri mendampingi Kunker Mendagri RI dalam Rangka Pengarahan Jajaran Pemerintah di Provinsi Riau di Balai Serindit GD Daerah Riau, Jumat (22/1/2016).
Pekanbaru, Oketimes.com - Dalam kunjungan kerja (Kunker) Menteri Dalam Negei (Mendagri), Tjahjo Kumolo dalam rangka memberikan pengarahan kepada jajaran pemerintahan Provinsi Riau dimanfaatkan langsung oleh Plt Guernur Riau untuk curhat soal rasionalisasi APBD Riau yang di pangkas Kemendagri beberapa waktu lalu.
"Anjloknya harga minyak dunia membuat Dana Bagi Hasil (DBH) Riau turun pak. Sehingga APBD Riau 2016 ikut mengalami penurunan," katanya didepan Mendagri di Pekanbaru, Jumat (22/1/2016).
Dijelaskannya saat pidato di hadapan Mendagri itu, APBD Riau 2016 yang semula sebesar Rp11,2 triliun sempat dirasionalisasi, sehingga turun menjadi Rp10,9 triliun. Hal tersebut menyebabkan Riau harus mengencangkan ikat pinggang alias berhemat ketat.
"Belum lagi penerimaan DIPA 2016 yang diterima Provinsi Riau termasuk kabupaten/kota yang mengalami penurunan, yakni sebesar Rp21,543,427 triliun turun Rp4,094,278 triliun dari DIPA tahun 2015 lalu yang mencapai Rp25 triliun lebih," curhatnya.
Sementara itu, Mendageri RI Mentri, Tjahjo Kumolo mengatakan, perencanaan pelaksanaan strategis pokok-pokok program operasional kemendagri jangka pendek tahun 2015 sampai 2016 dan jangka panjang 2016 sampai 2019.
Selain itu, menjelaskan bagai mana komitmen untuk mengimplementasikan semangat reformasi birokrasi melalui resturisasi organisasi menyesuaikan nomenklatur jabatan atau menyempurnakan substansi tugas dan fungsi serta jumlah unit kerja.
Thajo juga meminta kepada jajaran Pemprov Riau untuk tidak berbonding-bondong ke Jakarta meskipun dalam melaksanakan tugas. Hal ini sesuai yang disampaikan Plt Gubri akibat rasionalisasi anggaran yang kenyebabkan Pemprov riau mengencangkan ikat pinggang alias berhemat dalam menggunakan anggran.
"Kalau ke Jakarta jangan berbondong-bondong. Cukup kepala daerah, sekda dan istri saja. Jamgan banyak-banyak bawa staff," sentilnya. (dea)

Komentar Via Facebook :