Riau Siaga Darurat Banjir

Plt Gubri serahkan penghargaan kepada Paskhas TNI AU Pusat pada Apel Penutupan Operasi Siaga Darurat Asap Akibat Karlahut dan Apel Gelar Pasukan Siaga Banjir dan Tanah Longsor Prov Riau 2015 di Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (07/15/15).

Pekanbaru, Oketimes.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangiley, akan menggelontorkan dana sebesar Rp 150 miliar untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Indonesia. Dana tersebut juga akan mengalir ke Provinsi Riau, yang sudah berstatus siaga darurat.

Hal ini disebutkan Willem, ketika menghadiri kegiatan pembubaran Satgas Karhutla dan penetapan siaga darurat banjir dan longsor, di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Senin (7/12/15). Untuk komandan Satgas, kembali dipegang oleh Danrem 031 Wirabima, Brigjen TNI Nurendi.

"Anggaran Rp150 miliar kita siapkan untuk bantuan di seluruh daerah di Indonesia," sebutnya.

Anggaran ini ditujukan bagi daerah-daerah yang telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor, termasuk Riau, yang hari ini secara resmi menetapkan status siaga darurat.

"Bencana yang paling sering terjadi itu adalah Hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, makanya ini jadi atensi kita," kata Willem.

Dana Rp 150 milyar itu nantinya akan dimanfaatkan untuk membangun posko-posko siaga dan akan melengkapi berbagai fasilitas dan perlengkapan dititik rawan bencana.

"Dana itu diambil dari dana siap pakai guna mendukung kesiapan posko-posko siaga bencana. Untuk berapa besaran di dapat Provinsi Riau, saya belum dapat rinciannya, yang jelas anggaran Rp 150 miliar itu sudah kita anggarkan," lanjut Willem lagi.

Sesuai data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger menyebutkan, bahwa ada beberapa daerah di Riau yang kini mengalami rawan banjir dan tanah longsor, diantaranya Kabupaten Rohul, Kampar, Pelalawan dan Pekanbaru.

Untuk daerah ini dimungkinkan akan mengalami dampak paling besar, mengigat pada bulan Desember ini, curah hujan cukup meningkat. (tripelx)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait