Bus Metromini Tabrak KRL, 13 Tewas
Sedikitnya 13 orang tewas akibat bus Metro mini yang mereka tumpangi menabrak kereta listrik atau commuter line yang sedang melaju di lintasan kereta api jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, Minggu (07/12) pagi.
Jakarta - Sedikitnya 13 orang tewas akibat bus Metro mini yang mereka tumpangi menabrak kereta listrik atau commuter line yang sedang melaju di lintasan kereta api jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, Minggu (07/12) pagi.
Kepolisian tengah menyelidiki penyebab tabrakan ini, walaupun laporan-laporan media massa menyebutkan sejumlah saksi melihat bahwa bus tersebut melintas pintu lintasan kereta yang sudah ditutup.
"Bus itu menerobos celah-celah lintasan kereta di Jalan Tubagus Angke. Memang ada space (ruang) yang bisa dilalui kendaraan meskipun sudah ditutup," kata Kapolsek Metro Tambora, Komisaris polisi Widharto kepada MetroTV, Minggu siang.
Sampai pukul 12.00 WIB, korban tewas akibat tabrakan bus Metro mini dengan KRL ini mencapai 13 orang, sedangkan yang mengalami luka-luka ada tujuh orang, demikian kepolisian setempat.
Identifikasi korban
Korban tewas dan luka-luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat. Belum diketahui bagaimana kondisi sopir dan kondektur bus tersebut.
"Kita masih mengidentifikasi korban meninggal dan luka-luka," kata Widharto.
Korban tewas dan luka-luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat, tetapi belum diketahui bagaimana kondisi sopir dan kondektur bus tersebut.
Polisi sejauh ini masih meminta keterangan saksi mata yang berada di dekat lokasi kejadian.
Laporan-laporan media massa menyebutkan, tabrakan ini sempat menyebabkan kemacetan luar biasa di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat.
Dua tahun lalu, truk pengangkut BBM milik PT Pertamina menabrak KRL akibat menerobos lintasan kereta di Pondok Betung, Bintaro, Jaksel.
sumber: bbc

Komentar Via Facebook :