Plt Gubri Bahas Kericuhan HMI dengan Pihak Keamanan

Pasca kericuhan rombongan liar (romli) HMI asal Makassar dalam dua hari terakhir di Pekanbaru, Tim aparat gabungan melakukan sweping kepada mahasiswa HMI Makassar di GOR Gelanggang Remaja Riau di Jalan Sudirman Pekanbaru, Senin (23/11/15).

Pekanbaru, Oketimes.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman memanggil Kapolda Riau, Danrem, Satpol Riau, SKPD terkait dan HMI Riau untuk membahas kericuhan yang terjadi pada kongres Himpunan Mahasiswaa Indonesia (HMI) dalam dua hari terakhir di Pekanbaru, Riau.

Usai menggelar rapat antisipasi terhadap kericuhan yang dilakukan peserta Kongres HMI, Kepala Kesbangpol Riau Ardi Basuki mengatakan, Penggembira Kongres HMI asal Sulawesi Selatan akan dipulangkan dengan menggunakan Kapal TNI AL dari Dumai langsung ke Makassar.

"Sekarang dari KAHMI masih sedang diusahakan kepulangannya dengan Kapal TNI AL di Dumai, begitu kapalnya sudah ada, langsung diangkut menggunakan kapal saja," katanya saat ditemui di kantor Gubernur Riau, Senin (23/11/15).

Saat ini, tuturnya, sebelum dipulangkan Pemerintah bersama Kepolisian sudah sepakat menempatkan peserta penggembira Kongres asal Makassar ini dibeberapa titik diantaranya Aula Korem, Aula Arhanud, Aula Disperindag, dan Aula BLK.

"Jadi akan mengevakuasi secara terpencar. Mereka penggembira, dipecahkan konsentrasi, jangan dikumpulkan, tetap ditampung sementara, karena mereka saudara kita. Tidak mungkin diusir," jelas Ardi.

Upaya ini dilakukan, setelah adanya ditemukan senjata tajam di beberapa tempat penginapan peserta penggembira Kongres HMI di Pekanbaru. "Memang ada beberapa opsi, tapi memecah konsentrasi dengan menginapkannya dibeberap tampat lebih efektif," ungkap Ardi.

Sementara menanggapi adanya usulan pengusiran, khususnya mahasiswa yang tidak terdaftar sebagai peserta penuh pada Kongres HMI tidak mungkin dilakukan. "Kalau ada desakan diusir, rasnya tidak mungkin. Mereka saudara kita," tukasnya. (dea)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait