Asyik Ngopi di Cafe Pekanbaru, Kaca Mobil Anggota Dewan Pelalawan Dipecah Maling
Ilustrasi
Pekanbaru, Oketimes.com - Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini korbannya, seorang anggota DPRD Pelalawan, Eliman Manurung (50) pada Jumat (30/10) siang kemarin, sekitar pukul 10.30 WIB.
Tas hitam beriskan yang didalamnya berisikan dompet warna coklat, surat-surat penting, kartu ATM, SIM, kartu anggota DPRD Pelalawan, kartu kredit BCA, dan uang tunai Rp 10 juta berhasil digasak pencuri dari dalam mobil Nissan X Trail warna hitam bernomor polisi BM 1096 C milik korban.
Peristiwa itu terjadi ketika politikus dari Partai Hanura itu sedang berada di Pekanbaru dan pergi ngopi di Coffee Too yang berlokasi Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Waktu itu, mobil Nissan Nissan X Trail warna hitam bernomor polisi BM 1096 C yang dikendarainya diparkirkan diparkiran Coffee Too dan selanjutnya masuk kedalam untuk pergi ngopi bersama temannya yang telah duluan tiba.
Usai ngopi, saat hendak pulang ke rumahnya yang berada di Komp BTN Lago Permai, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Korban dikagetkan melihat kaca pintu sebelah kanan mobilnya sudah dalam keadaan pecah. Ketika dicek, tas warna hitam yang didalamnya berisikan dompet warna coklat, surat-surat penting, kartu ATM BRI Panik Bank, Bank Riau Kepri, BCA, SIM A, kartu kredit BCA, dan uang tunai Rp 10 juta telah raib.
Akibat kejadian itu, Eliman Manurung mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta dan melaporkannya ke Polsek Bukit Raya Pekanbaru. Polisi yang mendapat laporan korban langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Bukit Raya AKP Ricky Ricardo Sik saat dikonfimrasi melalui Kanit Reskrim Ipda M Bahari Abdi mengatakan, usai kejadian korban langsung membuat laporan. Sementara mobil korban masih berada di lokasi untuk dilakukan olah TKP. " Kasusnya masih dalam penyelidikan, sejumlah saksi juga sudah kita mintai keterangannya," tukas Abdi. (XXX)
Komentar Via Facebook :