SMPN 15 Pekanbaru dapat Bantuan Masker dari Chevron

Kepala SMPN 15 Pekanbaru, Hj Misdarti MPd,

Pekanbaru, Oketimes.com - SMPN 15 Pekanbaru menerima 810 lembar masker dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Masker itu akan dibagikan ke seluruh siswa dan guru di SMPN 15.

Community Engagement Specialist PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) Amrisal Amir mengatakan, bantuan ini merupakan program dari perusahaan selama kabut asap terjadi. Sementara, sampai saat ini (Kamis,red) PT CPI sudah mendistribusikan sebanyak 10.800 lembar masker yang sudah diserahkan ke beberapa sekolah yang ada di sekitaran Rumbai.

" Untuk saat ini, pihak perusahaan baru memberi bantuan masker ke seluruh sekolah yang ada di sekitar lingkungan PT CPI. Mungkin kedepannya, kita juga kan memberi bantuan ke sekolah-sekolah lain yang ada di Pekanbaru," ujar Amrisal.

Kepala SMPN 15 Pekanbaru, Hj Misdarti MPd, saat ditemui usai penyerahan bantuan masker oleh PT CPI, mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak PT CPI, yang telah mau meberikan bantuan berupa masker.

" Sebelumnya, sekolah kita juga sudah pernah mendapat bantuan masker dari beberapa pihak instansi terkait. Seperti dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) belum lama ini. Dan pada hari ini, sekolah kita kembali mendapatkan bantuan masker dari pihak Chevron, berupa masker N95," ujar  Misdarti.

Untuk mengejar ketertinggalan pelajaran bagi siswanya pasca libur karena kabut asap, SMPN 15 Pekanbaru memakai trik yang jitu. Trik tersebut  dinilai mampu menutupi ketertinggalan pelajaran bagi peserta didik.

Menurut Misdarti trik jitu yang diterapkan oleh para guru untuk mengejar ketertinggalan pelajaran bagi siswa, yakni dengan menambahkan 15 menit setiap jam mata pelajaran. Selain itu, siswa juga diberikan tugas sesuai dengan indikator selama libur. Kemudian ditambah dengan tugas terstruktur seperti mengerjakan soal-soal dalam bentuk latihan dan LKS oleh masing-masing guru bidang studi.

"Dengan diterapkan trik jitu tersebut ketertinggalan materi pelajaran bisa dikejar," terangnya.

Misdarti berharap, agar anak didiknya bisa mengerjakan materi yang diberikan sesuai dengan kurikulum pada semua  bidang studi. " Sementara, kepada orang tua, kita menghimbau supaya dapat mengontrol dan memotivasi  putra putrinya agar mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya," harap Misdarti. (ade).


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait