Plt Gubri Minta Perusahaan Tetap Terbuka Layani Masyarakat Terkait Karhutla
Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di Kantor Guberur Riau, Senin (19/10/2015).
Pekanbaru, Oketimes.com - Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di Kantor Guberur Riau, Senin (19/10/2015).
Rakor itu dihadiri oleh perwakilan dari 145 perusahaan di sektor perkebunan dan kehutanan, Satgas Karhutla Pusat, Kolonel Inf Dwi Suharjo, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda prov Riau, Ahmadsyah Harrofie, Bupati Kampar, H Jefri Noer, Kepala Dinas Kehutanan Riau, Fadrizal Labay, Kepala Badan Lingkungan Hidup Riau, Yulwiriati Moesa, dan Kepala Dinas Perkebunan Riau, Muhibul Basyar.
Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman pada kesempatan itu menegaskan kepada para pelaku dunia usaha dan asosiasi sektor perkebunan dan kehutanan, agar bersedia membuka informasi tentang Karhutla di kawasan perusahaan masing-masing.
" Saat ini kita sudah tidak bisa menutup-nutupi informasi. Teknologi saat ini sudah canggih, masyarakat, tokoh intlektual, dan rekan-rekan Pers sudah dapat melihat informasi baik melalui internet atau BMKG, informasi ini sudah real time, mereka sudah bisa melihat dimana koordinat Hotspot, titik api, arah angin, dan kondisi pencemaran udara, tolong perusahan buka saja segala informasi tentang Karhutla ini kepada masyarakat," tegas Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman mengingatkan.
Dikatakannya, Pemprov Riau sendiri telah melakukan hal tersebut, dimana pihaknya mengundang asosisasi, kerukunan umat beragama, Universitas, dan asosiasi organisasi kemasyarakatan, dan lembaga adat, dan media massa dalam menyampaikan informasi Karhutla kepada masyarakat. " oleh karena itu dimint agar perusahaan menyampaikan informasi yang sedatail mungkin kepada masyarakat melalui jalurnya masing masing," harap Plt Gubri.
Tidak lupa, Plt Gubri juga menyatakan, bahwa keberadaan informasi setidaknya dapat dilakukan tetap berkomunikasi dengan posko Karhutla dan instansi terkait, " Jangan sampai kondisi saat ini terprovokasi oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. Sebab Kondisi saat ini sangat sensitif. Dengan melakukan pendekatan sosialisasi serta memberikan informasi yang jelas mudah-mudahan kita dapat mencegah provokasi," tandasya.
Sebagai penutup kata sambutannya, Plt Gubri juga mengucapkan terimakasih kepada TNI Polri, dan seluruh stake holder terkait yang telah banyak turun membantu dalam mengatasi Karhutla di Provinsi Riau. (ars)
Komentar Via Facebook :