PAD Pekanbaru Tembus Rp1,04 Triliun, Tumbuh 9,3 Persen Dibanding Tahun Lalu
Ilustrasi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, optimistis target penerimaan daerah dari sektor pajak sebesar Rp1,3 triliun dapat tercapai hingga akhir tahun.
PEKANBARU, Oketimes.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp1,04 triliun hingga akhir Oktober 2026. Capaian tersebut meningkat 9,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, optimistis target penerimaan daerah dari sektor pajak sebesar Rp1,3 triliun dapat tercapai hingga akhir tahun.
Realisasi Rp1,04 triliun tersebut setara sekitar 80 persen dari target yang ditetapkan. Sejumlah sektor pajak mencatatkan pertumbuhan, di antaranya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk makanan dan minuman, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), pajak air tanah, serta pajak reklame.
Penerimaan PBJT makanan dan minuman tercatat tumbuh 17,8 persen, dari sekitar Rp339 miliar pada periode yang sama tahun lalu menjadi lebih dari Rp400 miliar.
Sementara itu, realisasi PBB-P2 mencapai Rp162,6 miliar. Sektor pajak air tanah mencatat pertumbuhan tertinggi secara persentase, yakni 141 persen, dari Rp9,5 miliar menjadi Rp23,7 miliar.
Adapun penerimaan pajak reklame mengalami peningkatan sebesar 37,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk mendorong penerimaan daerah, Bapenda Pekanbaru menjalankan sejumlah strategi, termasuk memperluas layanan pembayaran pajak melalui bus karavan dan posko pajak keliling pada akhir pekan.
Layanan tersebut ditujukan untuk mempermudah masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus kewajiban perpajakan pada hari kerja.
Selain itu, program penghapusan denda pajak daerah, khususnya untuk PBB-P2 dan pajak reklame, menjadi salah satu upaya memberikan keringanan kepada wajib pajak sekaligus mendorong kepatuhan pembayaran.
Bapenda juga memanfaatkan sistem pembayaran digital untuk mempermudah transaksi dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan penerimaan pajak daerah.
Menjelang akhir tahun, Bapenda Pekanbaru terus melakukan pendataan dan pengawasan terhadap potensi pajak daerah guna meningkatkan penerimaan serta mengejar target yang telah ditetapkan.
Meski realisasi penerimaan menunjukkan pertumbuhan positif, pencapaian target akhir tahun masih bergantung pada kemampuan pemerintah daerah mengoptimalkan potensi pajak, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, serta memastikan efektivitas pengawasan di lapangan.***

Komentar Via Facebook :