Kejar Predikat yang Lebih Tinggi, Bupati Herman Pimpin Penguatan KLA Inhil

Rapat Penguatan Bimbingan Teknis Peninjauan Ulang Verifikasi Administrasi KLA.(Foto: diskomindotik)

INHIL - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT memimpin Rapat Penguatan Bimbingan Teknis Peninjauan Ulang Verifikasi Administrasi Kabupaten Layak Anak (KLA), Kamis (9/7/2026), di Aula Bapperida Kabupaten Inhil.

Rapat dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pemenuhan indikator Kabupaten Layak Anak.

Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa pada tahun 2025 Kabupaten Indragiri Hilir berhasil meraih predikat Madya sebagai Kabupaten Layak Anak. Capaian itu menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Inhil untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pemenuhan hak serta perlindungan anak agar mampu meraih predikat yang lebih tinggi pada penilaian berikutnya.

Bupati menegaskan, peningkatan predikat KLA hanya dapat dicapai apabila seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan memiliki komitmen yang sama dalam memenuhi indikator penilaian.

“Kalau kita tidak memiliki upaya untuk meningkatkan penilaian ini, jangan berharap hasilnya akan lebih baik. Karena itu, diperlukan kerja sama dari semua pihak, terutama para camat, untuk menindaklanjuti setiap indikator yang menjadi penilaian Kabupaten Layak Anak,” tegas Bupati.

Menurutnya, berbagai aspek harus terus diperkuat, mulai dari kelembagaan, pemenuhan hak anak, perlindungan khusus anak, hingga dukungan terhadap program wajib belajar 12 tahun sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak.

Penilaian Kabupaten Layak Anak dilakukan setiap Hal ini harus menjadi perhatian bersama agar agar mampu memperoleh hasil yang lebih maksimal.

Sementara itu, Sekdaakab Drs. Tantawi Jauhari, MM, CGRE, menyampaikan bahwa seluruh tahapan menuju Kabupaten Layak Anak harus dipahami dan dilaksanakan bersama oleh seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, arahan dan evaluasi dalam pelaksanaan KLA harus menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sekaligus menjamin terpenuhinya hak-hak serta perlindungan anak di Inhil.

Sekda Tantawi juga mendorong agar koordinasi lintas sektor dilakukan secara rutin melalui agenda pertemuan berkala, sehingga setiap indikator penilaian dapat dipenuhi secara maksimal.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir beserta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak yang semakin maju, aman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait