Bak Kacang Lupa Kulitnya, SF Haryanto Akui Tak Pernah Jenguk Abdul Wahid di Rutan KPK dan Sialang Bungkuk

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat memberikan kesaksiannya dalam sidang terdakwa Gubernuy Riau non Aktif Abdul Wahid dalam perkara kasus dugaan korupsi "Japren" di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu 3 Juni 2026.

PEKANBARU, Oketimes.com - Dari hasil sidang lanjutan Gubernur Riau non aktif Abdul Wahid dengan agenda mendengarkan kesaksian SF Haryanto terkait kasus OTT KPK dalam perkara dugaan kuropsi "Japren" pada Rabu, 4 Juni 2026 di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, sempat riuh dan mencengangkan perhatian pengunjung dan publik.

Pasalnya, semenjak Abdul Wahid ditahan dan ditetapkan tersangka paska OTT KPK pada 3 November 2025 lalu, ternyata hingga memasuki masa persidangan yang sudah berlangsung kelima kali saat ini, SF Haryanto tak juga pernah menanyakan kabar dan menjenguk Abdul Wahid selaku Gubernur Riau non aktif selama kurun waktu 6 bulan terakhir ini.

Pernyataan tersebut diakui SF Haryanto, kala Majelis Hakim yang di Ketui Delta Tamtama, memberikan kesempatan kepada Adul Wahid untuk mempertanyakan kepada saksi SF Haryanto. Mendapat kesempatan itu, Abdul Wahid mempertanyakan kepada SF Haryanto, bahwa semenjak dirinya ditangkap KPK dalam OTT pada 3 Nobember 2025 lalu hingga memasuki sidang kelima dalam persidangan tersebut, mengapa SF Haryanto tak kunjung menjenguk atau menanyakan kabar tentang Abdul Wahid selaku pimpinannya saat berada di rutan KPK dan Sialang Bungkuk Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

Dengan mimik yang agak gugup, SF Haryanto sejenak terdiam dan tidak menjawab pertanyaan Abdul Wahid, namun saat majelis hakim mempertegas soal kebenaran tersebut, SF Haryanto pun mengakui bahwa dirinya tidak pernah sama sekali menanyakan kabar dan bahkan menjenguk Abdul Wahid selama berada di rutan KPK dan rutan Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru.

"Tidak pernah yang mulia," jawab SF Haryanto tenpa menyebutkan alasannya mengapa dirinya tidak pernah menyanyakan kabar dan menjenguk Gubernur Riau Non aktif Abdul Wahid selaku atasannya saat itu.

Mendengar jawaban tersebut, pengunjung yang mendengarkan pernyataan SF Haryanto tersebut pun mendadak riau sembari menyebutkan suangguh miris sekali mendengar jawaban SF Haryanto dan bahkan menyebutkan bak makan kacang lupa dengan kulitnya riuh para pengunjung yang hadir dalam sidang terbuka saat itu.

Usai mendengarkan kesaksian tersebut, sidang pun di skor selama 10 menit dan dilanjutkan kembali usai salat Zuhur, guna mendengarkan kesaksian SF Haryantoi kepada teradawa Dani Nursalam selaku staf ahli gubernur riau non aktif abdul wahid yang terjerat kasus OTT tersebut.***


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait