UNRI Tuntaskan Infrastruktur Kampus Modern, 10 Gedung Baru dan Jalan Terintegrasi Siap Dukung Aktivitas Akademik
Pembangunan infrastruktur di Universitas Riau (UNRI) menunjukkan kemajuan signifikan. Sebanyak 10 gedung baru serta peningkatan jalan di kawasan kampus kini telah rampung dan mulai difungsikan, menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih modern, nyaman, dan terintegrasi.
PEKANBARU, Oketimes.com - Pembangunan infrastruktur di Universitas Riau (UNRI) menunjukkan kemajuan signifikan. Sebanyak 10 gedung baru serta peningkatan jalan di kawasan kampus kini telah rampung dan mulai difungsikan, menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih modern, nyaman, dan terintegrasi.
Peningkatan akses jalan di lingkungan kampus menjadi salah satu pencapaian penting. Jalan dua jalur yang menghubungkan berbagai fakultas utama kini telah selesai dikerjakan dan dalam kondisi mulus, sehingga memudahkan mobilitas civitas akademika maupun masyarakat umum. Proyek ini merupakan bagian dari program Advanced Knowledge and Skills for Sustainable Growth (AKSI) yang didukung pendanaan dari Asian Development Bank (ADB).
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek jalan, J Indera, menjelaskan bahwa pekerjaan telah melalui tahapan serah terima sementara (PHO) dari kontraktor kepada pihak kampus. Meski demikian, proyek masih memasuki masa pemeliharaan untuk memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga.
Perbaikan jalan ini mencakup pembentukan badan jalan, pengaspalan, serta optimalisasi sistem drainase guna menjaga ketahanan struktur tanah. Ruas jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang kini telah berubah menjadi jalur yang aman dan nyaman dilalui, terutama bagi mahasiswa yang beraktivitas setiap hari di kampus.
Selain infrastruktur jalan, UNRI juga telah menyelesaikan pembangunan 10 gedung baru yang tersebar di berbagai titik strategis kampus. Gedung-gedung tersebut meliputi fasilitas pendidikan, penelitian, hingga penunjang kegiatan mahasiswa, seperti Gedung Perkuliahan Terpadu, Laboratorium Terpadu, Perpustakaan Utama, hingga Student Center.
Manajer Project Implementation Unit (PIU) AKSI-ADB UNRI, Dr. Ir. Fajar Restuhadi, MSi, menyampaikan bahwa sebagian besar gedung telah mulai difungsikan sejak Semester Ganjil 2025. Saat ini, pengisian fasilitas seperti furniture dan peralatan penunjang terus dilakukan guna mendukung operasional secara optimal.
Gedung Serba Guna (Student Center), misalnya, telah menjadi pusat berbagai kegiatan kampus, mulai dari acara akademik hingga kegiatan kemahasiswaan. Sementara itu, Gedung Perkuliahan Terpadu juga telah digunakan untuk menunjang proses belajar mengajar lintas fakultas.
Proyek pembangunan sempat menghadapi kendala pada beberapa gedung akibat persoalan internal kontraktor awal, PT Totalindo Eka Persada Tbk. Namun, penyelesaiannya kemudian dilanjutkan oleh PT Nindya Karya hingga seluruh bangunan dapat dituntaskan sesuai target.
Dengan total anggaran mencapai USD 58,7 juta atau sekitar Rp840 miliar, proyek AKSI-ADB tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pengadaan peralatan laboratorium, teknologi informasi, serta pengembangan kapasitas akademik melalui pelatihan dan kegiatan internasional.
Keberhasilan pembangunan ini menjadi langkah strategis bagi UNRI dalam mewujudkan pusat unggulan (Center of Excellence) di bidang ekosistem lahan basah dan manajemen kebencanaan. Infrastruktur yang semakin lengkap dan modern diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan, riset, serta daya saing universitas di tingkat nasional maupun global.***

Komentar Via Facebook :